USAI DILANTIK Bupati HST “Angkat Bicara” Soal Meratus Jangan Hanya Dijadikan Simbol

- Penulis

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unknown

Unknown

SuarIndonesia – Usai proses pelantikan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) terpilih H. Aulia Oktafiandi S.T.,MAppCom “angkat bicara” terkait banjir yang melanda kabupaten yang dipimpinnya sekarang. Jum’at (26/2/2021).

Menurutnya, Save Meratus jangan hanya dijadikan simbol hashtag di baliho baliho saja namun benar benar dilaksanakan dan ditaati.

“Bagaimana komitmen pemerintah dalam membangun dan memperhatikan lingkungan, menjaga tanpa mengorbankan alam alam kita, bila terlalu dibiarkan eksploitasi maka akan berdampak pada masyarakat,”ujarnya

Kejadian banjir yang terjadi di HST bukan hanya menjadi pemikiran pemerintah daerah setempat namun juga pemikiran seluruh pemerintah yang ada di kalsel.

“HST telah mengalami efek bencana banjir yang sangat besar.

Kita harus duduk bersama, dengan kabupaten yang ada di samping HST, seperti kabupaten balangan, tanjung, kota baru, untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya lagi.

Terkait masih adanya Ilegal logging di wilayah HST, seperti di Desa Batang Alai, Desa Papagaran Kecamatan Hantakan,
dirinya berharap yang menjadi konsen pertama adalah masyarakat sekitarnya, harus aktif yang melaporkan.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Jangan sampai masyarakat di sana menjadi bagian dari ilegal logging itu sendiri.

“Bagi kami ada tanggung jawab moral salah satunya memberikan edukasi kepada mereka, bahwa ilegal logging itu tidak baik jangan sampai mata pencahariannya bertani menjadi illegal logging,”bebernya

Sedangkan, untuk sisi hukum, pihaknya  serahkan sepenuhnya ke pihak polisian, untuk menindaklanjuti.

“Segi pengawasan yang kami lakukan, dari pemerintah kecil tingkat RT hingga kecamatan memberikan pembinaan kepada masyarakat,”tutupnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 22:12

RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Jumat, 4 September 2026 - 00:41

DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 00:32

KENDALA Penanganan Karhutla di Batola Digali Pasis Sesko TNI

Berita Terbaru

Uji coba cairan Shabodama inovasi UPR untuk tangani karhutla Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:08

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca