Uji Coba Larangan Kresek di Pasar Pandu dan Teluk Dalam

- Penulis

Rabu, 9 Januari 2019 - 22:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Meskipun jumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Banjarmasin hanya 130 buah dan 11 di antaraya TPSR dengan 63 truk yang beroperasi, tetapi Pemko Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tetap optimis mendapatkan Tropi Adipura Kencana.

Keoptimisan tersebut karena dari presentasi Walikota, Wakil Walikota, juga didukung DPRD Kota Banjarmasin sepakat untuk melanjutkan kebijakan pengurangan kantong plastik di Pasar Teluk Dalam Muara dan Pasar Pandu.

Kebijakan pengurangan kantong kresek di pasar modern yang bisa menyusutkan volume limbah plastik Kota Banjarmasin sebanyak tiga persen. Angka ini didapat dari total sampah TPA Basirih yang jika dihitung-hitung bisa mencapai 600 ton sampah per hari.

Karena itulah, dengan tekadnya Banjarmasin menjadi pionir pengurangan kantong plastik, sehingga membuat ota seribu masjid ini optimis akan mendapatkan Piala Adipira Kencana yang tinggal menunggu pengumuman.

“Kita terus mendorong dan mengajak warga kota agar memperkuat kesadaran dengan tidak menggunakan kresek ketika berbelanja ke pasar tradisional,’’ ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs H Muhyar kepada wartawan, Rabu (9/1) di kantornya.

Didampingi sejumlah stafnya Muhiyar mengaku selama dua tahun sudah berlaku cukup efektif dalam mengurangi sampah plastik di Banjarmasin.
“Kemudian, tahun ini akan kita uji coba di Pasar Pandu dan Pasar Teluk Dalam,” katanya.

Sebelumnya Walikota H Ibnu Sina juga optimistis kebijakan ini bisa berjalan dengan lancar. Hal yang paling mendasar dari pemberlakuan pengurangan regulasi ini sendiri adalah perubahan pola pikir warga Banjarmasin.

“Jadi, ketika ingin belanja, mereka mesti bawa kantong belanja sendiri,” ujar Ibnu Sina.

Bahkan, sebagai alternatif, dirinya menyarankan masyarakat bisa menggunakan bakul purun. Yang bisa ditenteng berulang kali plus tidak mudah hancur. Selain bisa digunakan untuk membawa sayur-sayuran dan buah-buahan, juga bisa menjadi wadah menaruh ikan.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Bahkan, ujar Muhiyar menyatakan rencana pemberlakukan pengurangan kantong plastik atau sampah kantong plastik telah digulirkan pada 2018 lalu dengan melakukan uji coba di Pasar Pandu dan Teluk Dalam secara perlahan-lahan.

“Sedikit demi sedikit kita dekati pedagang dengan melakukan sosialisasi langsung di beberapa pasar. Termasuk kedua pasar yang sedang kita uji coba ini,” katanya.

Muhiyar menyebut dalam melakukan sosialisasi ke pasar tradisional jelas memiliki perlakuan yang berbeda dengan retail maupun pasar modern yang telah diterapkan melalui aturan Perwali No 18 Tahun 2016.

“Makanya dicoba dulu. Sebab masyarakat maupun pembeli di pasar tradisional ini berbeda dengan pasar modern. Pasar tradisional ini kebanyakan dari orang biasa,” kata dia

Ia berharap kepada warga kota untuk mengurangi sampah plastik yang dinilainya sangat penting dalam rangka menjaga kesehatan. “Memang sesuai imbauan Pak Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan juga begitu, agar mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya

Ia meminta kepada pedagang maupun pembeli di pasar tradisional untuk turut berperan dalam mengurangi kantong plastik ini. “Bukan hanya di toko retail, tetapi di pasar tradisional turut berperan dengan memanfaatkan bakul purun atau sejenisnya,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:43

DUKUNG Barito Putera, Bank Kalsel Bagikan 10 Tiket Nonton Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20

ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:19

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10