Tujuh Mahasiswa Filipina Lakukan Penelitian di Kalsel

- Penulis

Rabu, 13 Maret 2019 - 02:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dipilih tujuh mahasiswa program doktoral (S3) untuk melakukan penelitian selama dua pekan sejak, Selasa (12/3).

Para mahasiswa St. University ini datang ke Kalsel karena menjalin kerjasama dengan Universitas Sari Mulia (UNISM).

Perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISM, Rina Alkahfi mengatakan, mahasiswa doktoral asal Filipina itu melakukan penelitian selama dua pekan di Kalsel.

Tidak hanya rumah sakit, masyarakat umum juga akan menjadi objek penelitian.

Dikatakannya, para mahasiswa itu juga turut serta mengedukasi masyarakat luas. “Mereka akan turun langsung ke masyarakat untuk melakukan komunikasi dan memberikan edukasi.

Salah satu yang diedukasi terksit pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum dipilih untuk penelitian dan edukasi.

“Selama di Sambang Lihum mahasiswa asal Filipina ini melakukan penelitian terkait rehabilitasi pecandu narkoba,” jelas Direktur Utama RSJD Sambang Lihum, Dharma Putra,.

Menurut Dharma, mahasiswa S3 Filipina tertarik melakukan penelitian karena ada perbedan penanganan narkoha.

Baca Juga :   KASUS PORNO AI di Banjarmasim, Ada Pejabat Publik jadi Korban

Seperti diketahui Filipina menangani peredaran narkoba dengan cara menembak mati para bandar besar.

Dharma menyebut cara seperti itu banyak gagal dilakukan beberapa negara lainnya. Sedangkan cara menekan pecandu, lanjutnya, efektif akan mengurangi bandar.

“Kalau pecandunya sudah tak ada maka bandar tidak laku lagi. Salah satu fokua yang diteliti mahasiswa Filipina ini terkait penanganan pecandu narkoba,” bebernya.

Selain terkait narkoba, para mahasiswa itu juga melakukan penelitian soal penanganan gangguan mental.

“Mereka ini melakukan study komparasi, hasil dari penelitian di sini akan dibandingkan dengan kondisi riil di Filipina,” ungkapnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01