TPS3R Martapura Mulai Produksi RDF

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 01:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Upaya pengurangan sampah plastik di Kalimantan Selatan (Kalsel) memasuki babak baru.

Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Lestari Albasia di Martapura resmi mengirimkan produk Refuse Derived Fuel (RDF) perdana ke PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (PT ITP) di Kotabaru.

Dari keterangan, Minggu (16/11/2025), pengiriman perdana dilakukan sejak Jumat (14/12).

Ditandai dengan pelepasan truk pengangkut RDF oleh Plt Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hanifah Dwi Nirwana. Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Rahmat Prapto Udoyo, Sekretaris DPRKPLH Kabupaten Banjar Gusti Rendy, serta jajaran terkait.

RDF yang dikirim tersebut merupakan hasil pres dan olah sampah plastik bernilai rendah (low value) dari TPS3R Taman Barakat dan TPS3R Lestari Albasia. Produk ini akan dimanfaatkan PT ITP sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen.

Hanifah mengatakan bahwa pemanfaatan sampah plastik menjadi RDF merupakan langkah strategis, bukan hanya dalam menekan volume sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular di daerah.

Baca Juga :   DISAMBUT Pimpinan DPRD Balangan Kunjungan Jajaran Polres

“Inisiatif ini dapat menjadi model bagi daerah lain. Kami berharap Kabupaten Banjar mampu membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sampah, B3 dan Limba DPRKPLH Banjar, Sutiono, menegaskan bahwa kerja sama dengan PT ITP memberi arah baru dalam pengelolaan sampah plastik di daerah tersebut.

“Sampah low value yang sebelumnya langsung menuju TPA kini dapat diproses menjadi produk bernilai energi. Ini mengurangi beban TPA sekaligus membantu industri,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung rantai pengelolaan sampah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), termasuk memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01