TIM SHADDOCK Mengapung 2 Bulan di Laut: “Hanya Makan Ikan Mentah dan Minum Air Hujan”

- Penulis

Selasa, 18 Juli 2023 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Shaddock (51), pelaut Australia dan anjingnya berhasil diselamatkan kapal pukat. (Foto: 9News)

Tim Shaddock (51), pelaut Australia dan anjingnya berhasil diselamatkan kapal pukat. (Foto: 9News)

SuarIndonesia — Seorang pelaut Australia dan anjingnya berhasil diselamatkan setelah selama dua bulan terombang-ambing di Samudera Pasifik. Mereka dapat bertahan hidup dengan “makan ikan mentah” dan “minum air hujan”.

Tim Shaddock, 51 tahun, adalah warga Kota Sydney, Australia. Dia dan anjingnya, Bella, melaut dari Meksiko melalui Polinesia Prancis pada April lalu.

Tetapi perahu mereka rusak akibat diterjang badai beberapa pekan kemudian.

Mereka diselamatkan oleh kapal pukat setelah sebuah helikopter melihat mereka, pekan ini.

Kondisinya “stabil dan sangat sehat”, kata seorang dokter.

Dokter di kapal pukat tuna mengatakan kepada 9News Australia bahwa Shaddock “terlihat normal-normal saja”.

Shaddock memulai perjalanannya lebih dari 6.000 km dari Kota La Paz, Meksiko.

Namun tidak lama kemudian perahunya mogok setelah sinyal elektroniknya terputus akibat cuaca buruk.

Hal itu menyebabkan Shaddock dan anjingnya terombang-ambing di lautan Pasifik Utara yang luas dan penuh bahaya.

Ketika akhirnya ditemukan di lepas pantai Meksiko dua bulan kemudian, perawakan Shaddock jauh lebih kurus dan berjanggut lebat.

“Saya telah melalui cobaan yang amat sulit di lautan,” katanya dalam video yang diperoleh 9News, dan dilansir detikNews, Senin (17/7/2023).

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

“Saya hanya butuh istirahat dan makanan enak karena saya sudah lama sendirian di laut. Kalau tidak demikian, saya sehat-sehat saja.”

Shaddock mengatakan alat jaring tangkap miliknya telah membantunya dalam bertahan hidup.

Dia juga berhasil menghindari sengatan matahari dengan berlindung di bawah kanopi perahunya.

Tidak lama setelah proses penyelamatannya, dia terlihat tersenyum dan mengenakan monitor tekanan darah di lengannya.

Dia juga bisa mengonsumsi makanan kecil.

Kapal pukat tuna itu sekarang kembali ke Meksiko, tempat Shaddock akan menjalani tes medis dan menerima lebih banyak perawatan apabila diperlukan. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca