Tiket Laga Indonesia vs Thailand Sepi Peminat

- Penulis

Senin, 9 September 2019 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Suarindonesia – Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis PSSI, Marsal Masita, mengaku pasrah dengan lesunya penjualan tiket Indonesia melawan Thailand pada laga kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (10/9).

Sampai dengan H-1 gelaran laga tersebut, baru sekitar tujuh ribu tiket yang terjual. Padahal PSSI menyediakan 70 ribu lembar tiket yang 60 ribu di antaranya dijual ke publik melalui pembelian tiket online.

“Per Senin (9/8) pagi, baru 7 ribu tiket yang terjual. Kami memang tidak banyak berharap stadion bisa ramai. Sudah pasti turun jauh penjualan tiketnya dengan saat lawan Malaysia. Ditambah lagi, ini kan hari kerja bukan di akhir pekan,” kata Marsal kepada CNNIndonesia.com, Senin (9/9) siang.

Marsal memastikan tidak ada perubahan harga tiket yang dijual pada saat laga melawan Thailand dengan Malaysia. Tiket termurah dibanderol seharga Rp125 ribu untuk kategori 3, kategori 2 dihargai Rp175 ribu, Rp350 ribu untuk kategori 1, VIP Barat dijual Rp1 juta, dan VIP Timur Rp750 ribu.

“Tidak ada perubahan untuk harga tiket. Masih sama seperti kemarin saat lawan Malaysia. Untuk flash sale kami hanya jual melalui mobile apps Garuda Store yakni potongan 20 persen khusus untuk kategori 2 ke atas dan hanya untuk hari ini sampai pukul 18.00 WIB saja,” ungkap Marsal.

Baca Juga :   BANTUAN Pusat Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Sementara itu, Marsal mengatakan jika Thailand lebih fokus dalam persiapan menghadapi Indonesia setelah ditahan imbang Vietnam 0-0 pada laga kandang perdana di Stadion Thammasat, Kamis (5/9). Oleh karena itu, mereka memilih untuk menggelar latihan tertutup selama menjalani persiapan di Indonesia.

Marsal membantah jika persiapan tertutup Thailand merupakan imbas dari kecemasan Tim Gajah Perang usai kericuhan suporter yang terjadi pada laga Indonesia melawan Malaysia di Stadion GBK, Kamis (5/9).

“Mereka harus menang saat melawan Indonesia setelah kehilangan tiga poin di kandang . Jadi ketika datang ke sini, latihannya tertutup. Mereka memang mempersiapkannya dengan matang, jadi tidak ada hubungannya dengan kejadian kemarin [ricuh suporter Indonesia saat lawan Malaysia],” ungkap Marsal.

Indonesia dan Thailand sama-sama membutuhkan poin penuh di laga nanti untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya. Duel kedua tim akan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB di Stadion GBK. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru