TIGA Alasan Dishub dan Satpol PP Ditarik dari Posko KM 6 Dibeberkan Ichwan

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2020 - 21:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sempat tak bisa dihubungi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Banjarmasin Ichwan Noor Chalik akhirnya menyampaikan alasan soal penarikan petugas di pintu gerbang kilometer 6.

Ada tiga poin yang disampaikannya. Alasan itu disampaikan melalui pesan singkat, Jumat (01/05/2020). Pertama ia mengaku bahwa para petugas di lapangan sudah merasa stress dan frustasi lantaran banyak masyarakat yang tak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Ketidakhadiran Satpol dan Dishub di pos Km 6 selama beberapa hari ini, karena kami merasa stress dan frustasi atas ketidaksadaran masyarakat yang tidak mematuhi imbauan pemerintah untuk stay at home,” tulisnya.

“Padahal setiap perempatan dan sudut kota sudah kami pasangi pengeras suara yang menggaungkan imbauan. Bahkan hampir sebulan ini kami berdiri di tengah jalan membentangkan spanduk mengimbau masyarakat agar di rumah saja,” lanjutnya.

Kedua, soal terkekangnya pergerakan petugas Dishub dan Satpol PP. Di sini Ichwan menyebut bahwa dalam sistem pengamanan kota, aparat penegak hukum menjadi penanggung jawab dan pemegang kendali, sehingga pihaknya tak bisa bergerak sendiri. Sederhananya merasa terkekang.

Baca Juga :   SISWI SD jadi Korban Pelecehan Oknum Guru di Banjarmasin, Polisi Turun Tangan

“Seperti misalnya Satpol tak bisa menurunkan petugas menggunakan rotan, karena SOP sistem pengamanan kota mengutamakan pendekatan pre-entif, preventif dan persuasif. Begitu juga Satpol tak bisa semena-mena melakukan razia di dalam kota sendirian. Karena kegiatan razia dan patroli harus dilakukan bersama-sama oleh unsur Kepolisian, TNI, Satpol dan Dishub,” ujarnya.

Dan yang terakhir ia menyinggung soal adanya tak kesesuaian kewenangan. “Karena bersifat koordinasi, maka unsur-unsur terkait tak ada hubungan struktural, sehingga masing-masing unsur tak bisa saling memerintah, menyumpahi dan memaki-maki unsur-unsur lainnya,” kata Ichwan.

“Kegiatan operasional di lapangan bersifat koordinatif, kebersamaan dan harmonis di antara masing-masing unsur,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng
IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030
POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi
BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk
HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI
PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:19

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:04

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:58

BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:28

HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32

PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11

DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terbaru

Petugas memasang garis polisi di lokasi penangkapan dia terduga teroris di Desa Tomoli Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (2/10/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Hukum

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:25

Dr Iwan Aflanie terpilih sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026–2030 memberikan keterangan ke media, Jumat (2/10/2026). (Foto: Antara)

Kalsel

IWAN AFLANIE, Rektor ULM Periode 2026–2030

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca