SuarIndonesia – Guna menyemarakkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-29 tahun 2022 di Kalimantan Selatan, operasional air mancur menari di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja akan ditambah.
Jika sebelumnya atraksi air mancur yang ada di kawasan Jalan Anang Adenansi, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah itu hanya bisa dinikmati setiap akhir pekan saja, per tanggal 10 Oktober ini air mancur tersebut bakal dioperasikan setiap hari.
Dan itu akan berlangsung selama pelaksanaan MTQ Nasional di Kalimantan Selatan alias sampai tanggal 19 Oktober 2022.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, hal tersebut merupakan bentuk penyambutan kafilah dari masing-masing provinsi yang tampil dalam gelaran MTQ Nasional tersebut.
“Sekaligus mengagungkan tamu Kafilah MTQ Nasional ke-29 yang datang ke Kalsel,” ucapnya saat ditemui awak media di Hotel Rattan Inn, Senin (10/10/2022) pagi.
Selain itu, lantaran Kota Banjarmasin menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional, Ibnu mengaku ingin memberi kesan yang terbaik bagi para peserta
“Karena mungkin dari sekian banyak rombongan kafilah yang datang dari seluruh Indonesia ini baru pertama kali datang ke Banjarmasin,” jelasnya.
“Antusiasme masyarakat soal MTQ ini juga tinggi. Jadi sekalian saja kita tambah operasionalkan air mancur menari ini,” tambahnya.
Tidak hanya menambah jam operasional, menurut Ibnu Sina, lagu-lagu yang mengiringi air mancur menari pun juga akan ditambah dengan lagu bernuansa keagamaan.
Baca Juga :
PAMAN BIRIN Ucapkan Selamat Datang Peserta MTQ Nasional ke-29 di Kalsel Babussalam
“Lagu-lagunya bisa disesuaikan dengan memutar lagu-lagu religi dan salawat. Paling tidak ada ruang-ruang rekreasi yang bisa dikunjungi masyarakat dan menambah kesemarakan MTQ Nasional di tempat kita,” ungkapnya.
Ia menilai, hal tersebut merupakan tugas yang harus dilakukan dalam mensukseskan gelaran acara yang sudah lama dinantikan selama 50 tahun.
“Sebagai tuan rumah, kota harus memberi kesan positif bagi seluruh kafilah,” pungkasnya.
Karena itu, Ibnu mengajak masyarakat Kota Banjarmasin untuk ikut menyemarakkan acara MTQ Nasional tersebut sekaligus menyambut mereka agar memberi kesan yang baik bagi para kafilah yang datang.
“Apalagi Banjarmasin dikenal dengan kota yang religius,
dengan bersikap ramah dan membuat suasana nyaman, pasti bisa memberi kesan yang berharga bagi peserta MTQ yang hadir,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengatakan, air mancur menari yang dioperasikan setiap hari selama gelaran MTQ Nasional ke-29 itu juga akan ditambah dengan hologram video ucapan dari Wali Kota Banjarmasin.
“Karena air mancur menari ini adalah salah satu ikon kita di Banjarmasin, kita diarahkan Pak Wali Kota untuk ikut memeriahkan gelaran MTQ di Banjarmasin,” ungkapnya.
Alive menjelaskan, air mancur menari tersebut akan dioperasikan sebanyak tiga sesi. Yakni sekali setelah salat maghrib dan dua kali setelah salat isya.
“Satu kali sesi ini sekitar 30 menit. Rencananya sampai jam 9 kita operasikan setiap hari,” tuntasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















