SuarIndonesia – Berdasarkan peta dan data lahan kritis nasional tahun 2022, luas lahan kritis di Kalsel seluas 458.478 hekatare (ha).
Lahan kritis di tahun 2013 silam seluas 640.00 ha. Kemudian mengalami penurunan di 2018 seluas 511.000 hektare.
Pada tahun 2022 berdasarkan rilis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas lahan kritis di Kalsel menjadi 458 ribu hektar.
Salah satu program yang berimbas pada pengurangan lahan kirits itu adalah Revolusi hijau. Program ini dilaksanakan sejak 2017 silam.
“Gerakan revolusi hijau memberikan bukti nyata dalam perbaikan lingkungan,” kata Kadsihut Kalsel, Fatimatuzzahra, Kamis (16/3/2023), usai penanaman di Jalan Golf Banjarbaru.

Aya–sapan karibnya mengatakan, hingga tahun kemarin, telah dilakukan penanaman seluas 137.243 ha melalui kegiatan rehabilitasi DAS dan reklamasi oleh PPKH.
“Siang tadi, kami juga telah melakukan penanaman 25.300 bibit pohon di lahan seluas 23 ha,” tuturnya.
Kegiatan ini kata dia, sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan tutupan lahan di Banua.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyampaikan gerakan revolusi hijau semata-mata bertujuan untuk menjaga dan memelihara bumi dan banua.
“Sekian kalinya kita melakukan penanaman dalam rangka Revolusi Hijau yang bertujuan untuk menjaga, melestarikan dan memelihara semampu yang bisa kita lakukan untuk menjaga bumi ini.
Kalau bukan kita, siapa lagi? Karena kita semua penghuni tetap bumi ini,” ujar Paman Birin.
Paman Birin juga mengatakan, segala efek tidak baik yang muncul akibat sakitnya bumi pastilah dirasakan oleh manusia itu sendiri.
Oleh karena itu ujarnya, masyarakat harus selalu bersemangat dalam menanam dan melakukan penghijauan dan minimalisir lahan kritis untuk bumi di masa yang akan datang.
“Kita terus semangat menanam untuk banua kita tercinta Kalsel, dan terus berupaya meminimalisir lahan kritis yang ada di Kalsel.
Kita bersama terus melakukan, menanam menanam dan menanam untuk anak cucu kita,” ujarnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















