SuarIndonesia – Tingginya intensitas curah hujan saat ini masih menjadi kendala dalam perbaikan jalan Nasional di Tanah Laut tepatnya daerah Bati bati Provinsi Kalimantan Selatan .
“”Saat pihak balai melakukan pengurukan tanah, hujan turun,”ucap Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel M. Yassin Thoyib di dampingi Kepala Bappeda Kalsel, pada awak media,

Menurut Yassin Thoyib, pengerjaan jalan tersebut ada di pihak balai yang mempunyai kewenangan. sedangkan PUPR Kalsel sifatnya hanya sebagai pengawas namun mempunyai prosedur dan akan melihat mekanisme seperti apa yang harus dijalankan pihak Balai
“Kita sudah sampaikan ke balai keluhan masyarakat disana dan balai harus lebih interaktif,” katanya
Ketua Komisi III DPRD Kalsel Sahrujani menjelaskan, terkait pengerjaan jalan tersebut, pihaknya mendapat informasi dari pihak balai bahwa kontraktornya dari luar.
“Informasi dari balai, Pola pengerjaan jalan tersebut, tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, menyusul cuaca tidak mendukung,” ujarnya, Selasa (21/12/2021).
Menurut Sahrujani, pihaknya sempat bertindak tegas, kenapa pengerjaan jalan tersebut dilakukan kontraktor luar yang tak mengetahui medan.

“Katanya, karena kontraktor tersebut telah melalui lelang terbuka,”katanya
Diketahui balai tersebut lelang di tingkat nasional, namun kita tetap mengkomunikasikan dan berharap tetap dilanjutkan sesuai dengan sisa waktu yang ada. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















