Suarindonesia – Ade Adhyaksa SH MH, tak lain mantan kajati Kalsel, mengakui peranan media di banua ini hantarkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel mendapat urutan kelima dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, dalam hal kegiatan yang terekspos ke masyarakat.
Pengakuan ini disampaikan Ade, pada acara pisah sambut antara pejabat lama Ade Adhyaksa kepada pejabat baru Arie Arifin SH MH yang sebelumnya adalah Wakil Kejati Jawa Barat, yang berlangsung, Senin (8/7) di Aula Kejati Kalsel yang dilakukan secara intern.

Kajati baru (kanan) dan istri serta yang lama (kiri)
“Ini merupakan kerja keras awak media untuk ekspos segala kegiatankejaksaan, untuk itu ia minta kepada awak media untuk tetap membantu pejabat yang baru dalam menjalan tugasnya.
Sehingga urutan kelima bisa ditingkatkan menjadi tingkatan yang lebih baik lagi,” ujar Ade.
Selain mengucapkan salam perpisahan dengan warga banua Ade juga berterima akasih semua pihak sehingga selama bertugas di banua ini bisa lancar, hal ini berkat dukungan semua pihak, terutama para staf.
Ia mengharapkan dukungantersebut dapat pula diberikan kepada pak Arie sebagai pejabat yang baru, untuk lebih ditingkatkan.
Diakhir sambutan ini menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak baik atas nama pribadi dan keluarga maupun selaku pejabat selama menjabat di daerah ini.
“Saya sudah lega kalau semua berelaan (hapuskan,red) terhadap saya, sehingga tugas mendatang akan mudah pula saya jalankan,’’ ujar Ade yang campur bahasa Banjar.
Ade Adhyaksa mendapat tugas baru sebagai Direktur Direktur Tehnologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda bidang Intel di Kejaksaan Agung Jakarta.
“Sekali lagi saya terimakasih dukungan teman-teman media dan masyarakat umum dan berharap kebersaman terjalin selama ini tetap dijaga dalam kaitan turut serta pembangunan di banua serta menjaganya agar berjalan lancar,” ujar Ade lagi.
Ia juga titip kepada Kajati yang baru, selalu didukung. Apalagi, kondisi saat ini keberadaan jaksa di Kalsel, sedikit dibanding dengan wilayahnya.
“Tentunya keberadaan jaksa harus ada pada setiap sektor, utamanya pembangunan dan diharapkan kejaksaan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan dan pengamanan,” ujarnya.
Sedangkan Kajati yang baru, Arie Arifin selaras apa yang dismapiakan pejabat terdahulu.
“Kita lanjut sillaturahmi dan media adalah corong kejaksaan sehingga mayarakat tahu apa dan sedang kita lakukan,” ujar Arie.
Kedepan agar lebih baik lagi.”Saya mohon diakui sebagai warga di sini, dan beri masukan dalam menjalankan tugas.
Saya manusia biasa, ada kekurangan, kelemahan kekhilafan dan mohon diingatkan,” ucap Arie.

Setelah acara di Kejati, malamnya pisah sambut dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila dengan dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor serta sejumlah pejabat lainnya (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















