SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menyampaikan Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam selaku Staf Khusus Presiden membantu 100 unit pompa dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu.
“Beliau (Haji Isam) juga menawarkan bantuan alat berat, water boombing, serta kucuran dana Rp7,6 miliar,” kata Muhidin di Banjarbaru, Minggu (23/8/2026).
Adapun dana bantuan itu akan digunakan selama dua pekan ke depan untuk kebutuhan taktis dalam penanganan karhutla terutama di ring 1 bandara dan lokasi lain yang dinilai membutuhkan.
Muhidin mengapresiasi keterlibatan pengusaha kenamaan asal Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu.
Dia menilai bantuan dari semua pihak sangatlah dibutuhkan untuk sama-sama berkolaborasi dalam penanggulangan karhutla.
Sang gubernur menegaskan pula Haji Isam memang terlibat aktif dalam penanganan karhutla di Kalsel sebagai bagian dari anak bangsa yang peduli terhadap tanah air terlebih daerah sendiri Kalimantan Selatan.
Sementara putra daerah lainnya yakni Wakil Menteri Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq juga terlibat aktif dalam penanganan karhutla di Kalsel.
Bahkan Hanif saat ini masih sering berada di Kalsel untuk mengecek upaya pemadaman di lapangan termasuk beberapa kali memimpin rapat pengendalian karhutla di Aula Rimbawan I Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.
Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk menjadi koordinator penanganan karhutla di Kalsel.
Prasetyo menegaskan memang semua pihak diminta untuk ikut membantu dalam upaya penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

Mensesneg bantah Haji Isam jadi koordinator penanganan karhutla
Sementara itu, dilansir dari Antara, Mensesneg Prasetyo Hadi membantah kabar bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk menjadi koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan dalam acara akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Hal itu menjawab pertanyaan wartawan mengenai kabar yang beredar di media sosial bahwa pengusaha Haji Isam telah ditunjuk oleh Presiden Prabowo untuk memimpin operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
Prasetyo menegaskan bahwa memang semua pihak diminta untuk ikut membantu dalam upaya penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.
“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” katanya. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















