TAK REMEHKAN Timnas Indonesia, Thailand Saat Laga di Final Piala AFF

- Penulis

Rabu, 29 Desember 2021 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Thailand.(Grafis/INDOSPORT)

SuarIndonesia — Laga final Piala AFF mempertemukan Timnas Thailand dan Timnas Indonesia. Kedua tim akan mulai bertarung pada leg pertama di National Stadium pada Rabu (29/12/21).

Laga antara Thailand dan Timnas Indonesia bukanlah baru pertama kali terjadi dalam perhelatan Piala AFF. Setidaknya dua negara sudah bertemu sebanyak tiga kali di final Piala AFF.

Namun dari tiga kali pertemuan tersebut Timnas Indonesia selalu gagal meraih gelar juara. Selain itu, Timnas Indonesia memang selalu kurang beruntung ketika sudah di babak final.

Final kali ini pun merupakan final keenam untuk Timnas Indonesia. Dari lima edisi final sebelumnya Indonesia harus puas menjadi runner up.

Dengan rentetan rekor buruk ini ternyata tak membuat Timnas Thailand menganggap remeh. Diutarakan oleh pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking mereka mewaspadai rasa lapar juara Timnas Indonesia.

“Ya, kami tahu tentang itu (lapar juara Indonesia) tetapi saya percaya ketika sebuah tim mencapai final, tim itu tentu ingin meraih gelar juara. Dan mereka (Indonesia) akan berjuang untuk itu,” ucap Alexandre Polking.

Baca Juga :   WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026

“Indonesia juga tentu ingin memecahkan rekor buruk itu. Tetapi dari kami sendiri, kami tetap akan melakukan hal seperti biasa,” tambah pelatih yang kerap disapa Mano ini dikutip dari IndoSport.com.

Alexandre Polking pun mencoba menganalisa kelemahan Timnas Indonesia. Pelatih asal Jerman itu pun siap menghadapi Indonesia.

“Kami akan menganalisis kelemahan Indonesia. Kami akan menemukan rencana dan strategi dalam menghadapi Indonesia,” pungkas ia.(indosport.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40