TAK DIPENUHI Pertangungjawaban, Ibu Dua Anak Diduga Ingin Terjun dari Jembatan

- Penulis

Minggu, 14 Februari 2021 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seorang ibu dua orang anak berinisial YAS (30), nekad duduk di sisi luar Jembatan Rumpiang Kabupaten Barito Kuala ( Batola), Minggu (14/2/2021).

Diduga ingin terjun ke sungai dari jembatan itu, dan anehnya sang suami hanya diam.

Beruntung aksi perempuan itu bisa diselamatkan anggota Polsek Bakumpai, Aipda Mardandi, bersama anggota Koramil Cerbon, Heriyanto, dengan dibantu warga sekitar

Dikatakan Aipda Mardandi, ketika ibu itu  duduk di sisi luar jembatan sambil menjulurkan kakinya

Sebelum YAS menurutkan niat hati, maka dDiliputi rasa curiga, Mardandi menyinggahi ibu tersebut dengan maksud menegur, karena posisi duduknya merupakan zona bahaya.

Namun perempuan kelahiran Jawa Timur yang tercatat beralamat di Marabahan itu, hanya berguman (berbicara dengan suara tertahan di dalam mulut)…minta pertanggungjawaban.

“Sebenarnya YAS tidak sendirian di jembatan ada sang suami berinisial DF (27), duduk menunggu di sepeda motor, saat saya tanya, jawaban DF juga tidak menyambung,” ucap Aipda Mardandi.

Menyadari potensi kejadian buruk yang bisa terjadi, Mardandi tidak gegabah untuk bertindak sendirian menarik YAS dari sisi jembatan.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

“Sambil memberikan nasihat-nasihat kepada YAS, saya berdoa agar ada orang yang lewat.

Alhamdulillah doa saya terkabul, tetapi karena posisi kami hanya berdua, masih terlalu berbahaya melakukan evakuasi, dan adaseorang warga lagi datang membantu kami untuk mengangkat ibu tersebut,” Tambahnya.

YAS sempat berusaha berontak ketika ditarik, namun upaya itu tidak sebanding dengan tenaga ketiga pria yang berusaha memberikan pertolongan.

Ironisnya DF sama sekali tidak berusaha membantu evakuasi tersebut.

Selanjutnya bersama YAS, DF diistirahatkan di Polsek Cerbon.

Cukup sulit meminta keterangan dari YAS, karena terus-menerus menangis.

“Diketahui mereka memiliki dua anak masing-masing berusia 7 dan 2 tahun,” pungkas Mardandi. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05