SuarIndonesua – Pemuda Panca Marga (PPM) pusat menggelar kunjungan ke berbagai daerah, salah satunya ke PPM daerah Kalimantan Selatan.
Kunjungan itu sekaligus ajang konsolidasi dari amanat musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) agar mengabarkan ke daerah bahwa organisasi yang lahir tahun 1981 itu kembali ke khitah.
Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PPM, Nehry Mangkuto Ameh mengatakan Munaslub beberapa waktu lalu menghasilkan keputusan yang mutlak dengan memutuskan bahwa PPM kembali ke khitah. Dan amanat dari munaslub itu adalah untuk mengkonsolidasikan hasil dari keputusan ke setiap daerah.

“SesuaiMunaslub yang menghasilkan beberapa keputusan mutlak yang harus dilaksanakan,” ucapnya ketika menggelar rapat konsolidasi di Cafe Capung, Minggu (10/11).
Menurutnya, PPM pusat mengemban amanah harus mengembalikan seluruh turunan PPM ke dalam naungan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), dengan artian PPM bukan ormas sendiri melainkan anak dari LVRI.
“Munaslub sudah berjalan, tentu pimpinan pusat yang baru tugasnya konsolidasi lanjutan ke daerah dengan kordinasi ke DPD LVRI Provinsi lanjut ke tingkat Kabupaten/Kota,” bebernya.
Ia mengakui sebelumnya memang terdapat semacam pernyataan bahwa PPM merupakan mitra dari LVRI. Namun pernyataan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat, karena pada hakikatnya PPM adalah anak LVRI.

“Sesuai dengan PPM dilahirkan oleh Legiun Veteran 22 Januari 1981,” ujarnya.
Ia menegaskan jika masih ada suara-suara yang berbunyi seperti ada PPM lain, itu sangat tidak benar dan tanpa dasar.
“Siapa pun boleh berseberangan dengan kebijakan pembina PPM. Tapi kasih nama lain kalau mau. Jangan pakai nama PPM yang merupakan anak dari LVRI,” tegasnya.
Adapun Ketua DPD LVRI Kalimantan Selatan, Muslih mengapresiasi atas kedatangan PPM pusat Ia bersyukur khususnya di Kalimantan Selatan LVRI dan PPM berjalan selaras dengan amanat Munaslub maupun hakikat dari terbentuknya PPM.
“Saat ini tidak ada kendala, namun jika ada yang masih belum sadar itu akan kami rangkul kembali secara perlahan. Mudah-mudahan mereka menyadari PPM hakikatnya anak dari LVRI,” jelasnya.
Kemudian pimpinan daerah (PD) PPM Kalimantan Selatan, Fatimah Adam bertekad secara pribadi dirinya siap mengemban tugas sesuai amanah dari orangtua (LVRI).
“Saya karena ditunjuk dan dipercayakan menjadi pimpinan daerah PPM ya mesti siap mengemban amanah dari orangtua. Karena kami selaku anak yang harus mentaati orangtua,” katanya.
Senada hal itu, Pimpinan Cabang PPM Kotamadya Banjarmasin, H Hasan Rasad S.AB berkata turut siap melaksanakan amanah dari Munaslub yakni PPM kembali ke khitah dan berjalan di bawah naungan LVRI. “Karena sejatinya PPM merupakan anak kandung LVRI yang harus mengikuti dan mentaati orangtua,” tutupnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















