SUKSES Kirim Obat pakai Drone, Efisiensi Layanan Kesehatan Jemaah Selama Musim Haji 1446 H

- Penulis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, sebuah drone pengiriman terlihat di udara 

Ilustrasi, sebuah drone pengiriman terlihat di udara 

SuarImdonesia – Sistem layanan kesehatan Arab Saudi mengumumkan keberhasilan peluncuran uji coba pengiriman obat menggunakan pesawat nirawak (drone) antara pusat-pusat layanan kesehatan primer dan rumah sakit-rumah sakit di tempat-tempat suci.

Kesuksesan ini menandai pencapaian penting dalam inisiatif yang baru pertama kali dilakukan ini.

Kantor berita Saudi Press Agency, dikutip Antara pada Sabtu (7/6/2025) melaporkan bahwa proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan yang diberikan kepada para jemaah selama musim Haji 1446 H.

Pencapaian ini dicapai melalui kerja sama aktif antara Klaster Kesehatan Makkah dan National Unified Procurement Company (NUPCO), yang bersama-sama memastikan pasokan obat-obatan dan peralatan medis ke tempat-tempat suci dengan memanfaatkan drone.

Inisiatif tersebut dirancang untuk mempercepat waktu respons dan mendukung operasi layanan kesehatan dengan mengirimkan obat-obatan dan perlengkapan medis selama ibadah Haji.

Dalam salah satu contoh penting, Rumah Sakit Darurat Mina menerima pengiriman paket es melalui drone yang diperlukan untuk menangani anggota jemaah haji yang kelelahan akibat panas dan sengatan matahari.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan intensif yang bertepatan dengan dimulainya ritual lempar jumrah pada hari pertama Idul Adha.

Baca Juga :   PULUHAN JEMAAH UMRAH Kalsel Telantar di Jeddah, Bambang Heri Purnama Turun Tangan Bantu Kepulangan ke Tanah Air

Layanan pengiriman berbasis drone ini mengikuti proses multi-tahap yang dimulai dari persiapan, termasuk menentukan jumlah dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan. T

ahap berikutnya adalah pengemasan dengan teknologi canggih sesuai peraturan Otoritas Makanan dan Obat Saudi.

Kemudian, barang medis, farmasi, dan laboratorium diproses, dikeluarkan, dan dikirim ke lokasi layanan kesehatan di seluruh tempat suci.

Fase terakhir mencakup penjadwalan transportasi dan pelacakan waktu nyata melalui dasbor pemantauan pusat untuk memastikan kelancaran operasional.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen sistem kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, yang memungkinkan jemaah menjalankan ibadah mereka dengan nyaman dan tenang.

Hal ini juga mencerminkan upaya Arab Saudi memberikan layanan kesehatan berkelas dunia sesuai dengan Visi Saudi 2030. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru