SuarIndonesia– Hampir semua koridor trans banjarbakula beroperasi dengan total 86 unit bus. 75 unit milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan skema buy the service (BST) dan 11 unit milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel.
Sekretaris Dishub Kalsel, M. Mirhansyah, menyatakan BTS beroperasi sampai pukul 21.00 WITA, sedangkan bus milik pemprov hanya sampai pukul 19.00 WITA. “BTS masih gratis sampai dengan saat ini karena disubsidi pemerintah pusat, sedangkan BRT milik Pemprov Kalsel ditarif Rp 5 ribu.
Dari tarif Rp 5 ribu itu pemprov juga melakukan subsidi, karena jika tarif normalnya jauh di atas angka tersebut,” kata Mirhan, Selasa (17/5/2022).
Dikatakan Mirhan, trans banjarbakula kini sudah melayani seluruh kabupaten kota yang tergabung dalam Kawasan Metropolitan Banjarbakula. Barito Kuala pelayanan sampai Universitas Muhammadiyah.
Sedangkan Tanah Laut operasional sampai simpang 3 Batibati. Ia menyebut dari perencanaan yang ada masih satu koridor yang belum beroperasi, yaitu rute TGB melalui Trikora sampai Masjid Alkaromah Martapura.
Mengapa belum sampai titik tersebut karena kesiapan fasilitas penunjang belum memadai.
“Jika ditanya armada bus nya cukup untuk melayani rute tersebut. Rencana bus milik kami yang akan beroperasi di koridor itu tapi karena belum siap sementara masih operasional rute yang ada yaitu Taman Nol Km-Sub Terminal Simpang 4 Banjarbaru,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















