SuarIndonesia – Akses menuju Kiram Park, ‘merayap’ (perlahan) karena macet total, sebagian pengunjung ada pilih balik arah.
Semua hanya untuk mendapatkan buah durian gratis dan yang di lokasi juga saling rebutan.
Itu pada kontes durian yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selaran (Pemprov Kalsel) di Kiram Park, Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (18/1).
Sebagaimana diakui Bambang, Warga Bincau, Martapura. Ia membatalkan niat mengikuti kegiatan Makan Durian Gratis setelah mendapati kenyataan kemacetan parah.
Menggunakan mobil pikap Bambang mengaku beejam-berjam terjebak macet di akses menuju Kiram Park dari arah Mandiangin.
Bambang menyayangkan panitia tidak menyiapkan banyak petugas pengatur lalu lintas, sehingga sebagian pengendara menerobos dan menyebankan kemacetan yang cukup parah.
Untuk mengurai kemacetan, relawan warga setempat turun tangan secara swadaya.
“Kalau lalu lintas diatur pasti agak lancar, mustinya selain ada petugas di tiap sudut jalan, juga dilengkapi dengan orari, sehingga bisa diatur sistem buka tutup,” katanya.
Bambang memaklumi mengapa hal itu terjadi, sebab tahun sebelumnya pegunjung yang datang tidak sebanyak itu. “Jadi pelajaran saja buat ke depan,” ungkapnya.
Akibat kemacetan tersebut sebagian pengunjung memilih untuk piknik di hutan sisi-sisi jalan dengan menyantap makanan, menggantung hemok, maupun sekedar kumpul guna mendinginkan suasana.
Menuju Kiram Park tersapat dua akses, yaitu akses Cempaka maupun Mandiangin.
Titik kemacetan total terjadi di pertigaan antara akses dari Cempaka dan Mandiangin atau tepatnya pertigaan Kampung Baru yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari Kiram Park.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















