STATUS BANJARMASIN Naik Jadi Siaga Darurat Bencana Banjir

- Penulis

Selasa, 16 November 2021 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Status kebencanaan Kota Banjarmasin yang bakal naik jadi Siaga Darurat Bencana Banjir. Kondisi itu lantaran melihat kondisi alam yang belakangan terjadi di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.

Kendati demikian, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku bahwa saat ini pihaknya masih belum menandatangani surat resmi penetapan status kebencanaan tersebut.

“Tadi baru saja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin melaporkan kalau wilayah kita harus menaikkan statusnya jadi Siaga Darurat,” ucapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Selasa (16/11/2021) siang.

Ia menjelaskan, pengajuan untuk naik status tersebut tidak lepas dari kondisi alam di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang sekarang dilanda banjir.

“Karena itu jadi warning (peringatan dini) bagi kita yang ada di Banjarmasin untuk bisa mengantisipasi resiko terjadinya banjir,” ungkapnya.

Baca Juga

BANJARMASIN Bersiap Apel Siaga Bencana Banjir

DINAS SOSIAL Siaga Hadapi Ancaman Banjir di Kota Banjarmasin

 

Selain itu, menurut Ibnu, status Siaga Darurat itu sendiri juga merupakan hasil pengamatan yang dilakukan oleh petugas BPBD di lapangan yang melihat ada kemungkinan meningkatnya resiko terjadinya banjir.

Lantas kapan status Siaga Darurat itu resmi disandang oleh Banjarmasin?

Terkait hal itu, Ibnu mengaku bahwa dalam waktu dekat dirinya akan menandatangani surat resmi penetapan status kebencanaan yang diajukan oleh BPBD Kota Banjarmasin.

“Kita masih menunggu surat resminya, yang jelas BPBD sudah mengajukan ke kita untuk menaikkan status bencana di Banjarmasin,” jelasnya.

 

STATUS BANJARMASIN Naik Jadi Siaga Darurat Bencana Banjir (2)

 

“Kalau sudah resmi ditetapkan, kemungkinan itu berlaku seminggu, 10 hati atau bisa juga dua minggu. Tergantung dari kondisi alam di tempat kita,” sambungnya.

Karena itu, Ibnu meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam kesiapan menghadapi bencana untuk terus menyiapkan diri apabila jika memang terjadi banjir di Ibukota Kalimantan Selatan ini.

“Termasuk melaksanakan apel Siaga nanti. Ini dilakukan untuk memastikan seluruh instrumen sumberdaya untuk penanganan bencana banjir betul-betul sudah siap,” tandasnya.

Baca Juga :   KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin

Lalu, ia melanjutkan, saat ini pun pihaknya juga tengah gencar menjalankan program normalisasi sungai dan pembersihan saluran drainase.

“Kalaupun memang terjadi (banjir), kita berharap dengan upaya yang sudah kita lakukan ini bisa mengurangi dampak genangan banjir. Mudah-mudahan tidak separah banjir seperti awal tahun kemarin,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji membeberkan, ada tiga aspek yang sangat mempengaruhi status kebencanaan di Banjarmasin.

Yakni hasil prakiraan cuaca dari BMKG, Penetapan status Siaga Darurat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan hasil pengamatan kondisi alam yang terjadi di Banjarmasin dan wilayah hulu sungai.

“Karena kita sudah lihat wilayah Barabai, Balangan dan Kandangan sudah banjir akibat curah hujan yang tinggi di pegunungan. Ini jadi ancaman bagi kita,” bebernya.

Di sisi lain, ditambahkannya, Banjarmasin sendiri beberapa hari terakhir sudah terjadi pasang dalam. Terutama kawasan pemukiman yang berdekatan dengan laut atau muara sungai.

“Alhasil warga di bantaran sungai khususnya di wilayah barat dan selatan merasakan dampaknya. Walaupun warga Banjarmasin susah familiar dengan kondisi itu tapi yang terjadi kemarin kondisi air memang lebih tinggi dari biasanya,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi BMKG yang diterima, Raji membeberkan, Banjarmasin sendiri bakal mengalami cuaca buruk sampai Januar 2022.

“Sekarang kita saat ini baru memasuki musim penghujan dengan level rendah sedang. Masih belum puncak. Maka dari itu kita melapor ke pimpinan,” tukasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca