SOAL BANJIR: Wapres Gibran Minta Gubernur Kalsel Empati dengan Kritik Warga

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka (kanan) berdialog dengan mahasiswa dan warga setelah meninjau rumah warga yang terdampak banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026). (ANTARA/Tumpal Andani A)

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka (kanan) berdialog dengan mahasiswa dan warga setelah meninjau rumah warga yang terdampak banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026). (ANTARA/Tumpal Andani A)

SuarIndonesia — Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka meminta Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin untuk empati dan selalu merespons serta menerima kritik/saran warga terkait penanggulangan banjir yang terus berulang di provinsi itu.

Wapres Gibran saat meninjau banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel, Kamis (8/1/2026), menerima dialog aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel untuk menyampaikan banyaknya keluhan warga soal bencana banjir di provinsi ini serta terus berulang.

Di hadapan Wapres, aliansi BEM se-Kalsel mengungkapkan kekecewaan terhadap Gubernur Kalsel yang dianggap kurang serius dengan kondisi warga yang sudah sepekan lebih terdampak banjir dan rumahnya masih tergenang air selutut hingga sepaha orang dewasa, bahkan di beberapa desa air banjir sempat mencapai atap rumah.

“Pak gubernur ini tolong didengarkan ya, ini keluhan rakyat mulai dipikirkan untuk solusi jangka panjang. Mungkin tata ruang masih ada yang tidak sesuai, faktor tambang, dan lainnya yang memicu banjir,” ujar Wapres.

Wapres juga menerima keluhan warga yang kecewa dengan pernyataan Gubernur Kalsel menyimpulkan bahwa kejadian banjir di Kabupaten Balangan pada Desember 2025 bukanlah banjir bandang dan menyimpulkan tidak ada kaitannya dengan kegiatan tambang dan perusakan lingkungan lainnya.

Wapres Gibran meminta agar Gubernur Kalsel menerima saran dan masukan dari mahasiswa dan warga yang mengeluhkan bahwa tata lingkungan daerah turut andil menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten/kota di provinsi itu, selain disebabkan oleh curah hujan tinggi.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

“Pak gubernur tolong ini didengar keluhan mahasiswa juga. Tapi saya juga minta mahasiswa jangan hanya kritik, harus ada juga solusi yang membangun,” ujar Gibran, dilansir dari AntaraNews.

Setelah meninjau banjir di Kabupaten Banjar, Wapres didampingi Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohammad Syafii, terlibat dialog dengan aliansi mahasiswa yang menyuarakan agar pemerintah daerah setempat memberikan atensi serius untuk segera mencari solusi agar banjir tidak terjadi lagi saat musim penghujan.

Berdasarkan data sementara, bencana banjir di Kabupaten Banjar berdampak pada 9 kecamatan dan 121 desa. Tercatat sebanyak 23.133 rumah terdampak, dengan 13.732 rumah di antaranya masih terendam.

Jumlah warga terdampak mencapai 42.082 kepala keluarga atau 118.151 jiwa, termasuk 371 ibu hamil, 687 bayi, 2.145 balita, 4.356 anak, 3.944 lansia, dan 366 penyandang disabilitas. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca