SIRINE Peringatan Banjir Dipasang

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sirine peringatan banjir di Kantor Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kamis (11/12/2025). (Foto: Istimewa)

Sirine peringatan banjir di Kantor Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kamis (11/12/2025). (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memasang sirine peringatan banjir sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana itu, akibat cuaca ekstrem dan air pasang tinggi sering terjadi selama Desember 2025.

Analisis Mitigasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Hanafi di Banjarmasin, Minggu (14/12/2025), mengatakan sirine peringatan dini banjir tersebut dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), salah satunya dipasang di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.

“Sudah kita uji coba bersama BNPB, hasilnya bagus, siap digunakan jika terjadi potensi bencana banjir,” ujarnya.

Dia menjelaskan sirine akan digunakan berdasarkan tiga level status, yaitu siaga, waspada, dan awas.

Namun, berdasarkan kesepakatan warga setempat, sirine hanya akan dibunyikan ketika memasuki status awas, yaitu kondisi di mana genangan air sudah membahayakan, mengganggu mobilitas, dan mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa.

“Untuk siaga dan waspada tidak ada bunyi sirine. Waspada itu berhati-hati bagi warga. Sirine dibunyikan ketika status sudah awas, artinya warga harus segera evakuasi atau mencari tempat aman,” katanya.

Dia menjelaskan berdasarkan uji coba dipastikan sistem sirine dapat diaktifkan melalui BPBD Banjarmasin.

“Namun bila terjadi gangguan jaringan atau listrik padam, seorang warga yang ditunjuk dapat mengaktifkannya secara manual,” ujar Hanafi, Minggu (14/12/2025) melansir AntaraNews.

Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Peringatan Dini BNPB Gerry Faiz Pratama menjelaskan sirine ini memiliki jangkauan suara hingga 2 kilometer.

Namun, ujar dia, alat hanyalah salah satu bagian dari sistem peringatan dini, karena kesiapsiagaan masyarakat sebagai hal yang lebih utama.

Baca Juga :   JOB FAIR 2026 Sediakan 2.295 Loker Dalam-Luar Negeri

“Karena jangkauan alat terbatas, peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) sangat penting untuk menyebarkan informasi lebih cepat dan luas,” katanya.

Lurah Sungai Lulut Suryani Syahril mengatakan sirine peringatan banjir penting bagi warga setempat, sebab beberapa RT rawan banjir akibat rob, curah hujan tinggi, dan kiriman air dari bagian hulu.

Beberapa RT yang paling sering terdampak banjir, seperti RT 8, 9, 10, serta wilayah Gerang Sungai Martapura seperti RT 12 dan 13.

“Kami sangat berterima kasih atas fasilitas ini. Semoga sirine ini bermanfaat sebagai peringatan dini bagi warga Sungai Lulut yang memang sering terdampak genangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan pihak kelurahan bersama tim Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) dan FPRB telah menyiapkan peta evakuasi, lokasi posko bencana dan daftar relawan yang siap bertugas ketika kondisi darurat.

“Dengan adanya sistem peringatan dini ini, berharap Sungai Lulut bisa mendapatkan informasi lebih cepat dan melakukan evakuasi lebih aman ketika terjadi banjir,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh
SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri
LPTQ Balangan Evaluasi Program, Perkuat Pembinaan Al-Qur’an di Masyarakat
TEREKAM CCTV, Pencuri Motor Diringkus Satreskrim Polresta Banjarmasin
SEORANG SISWI SMA di Banjarmasin Meninggal Kecelakaan di Depan Tugu KB

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:36

8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Selasa, 29 September 2026 - 13:09

TEREKAM CCTV, Pencuri Motor Diringkus Satreskrim Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Rabu, 30 Sep 2026 - 14:06

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca