SEORANG “WAKAR” Ditemukan tak Bernyawa saat Kebiasan Menyumpit Ikan

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Mahyuni (50),  ditemukan tak bernyawa di Jalan Mantuil Raya RT. 03 Banjarmasin Selatan, Jum'at (4/7/2025). SuarIndonesia/DO)

Jasad Mahyuni (50),  ditemukan tak bernyawa di Jalan Mantuil Raya RT. 03 Banjarmasin Selatan, Jum'at (4/7/2025). SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia – Seorang “wakar” (penjaga malam), Mahyuni (50),  ditemukan tak bernyawa di Jalan Mantuil Raya RT. 03 Banjarmasin Selatan, Jum’at (4/7/2025), sekitar pukul 06.30 WITA.

Dan diduga malamnya sebelum ditemukan itu,  mencari ikan dengan cara menyumpit.  Korban diketahui warga Jalan Mantuil Permai Gang Hidayatullah RT 03 RW 01 Banjarmasin selatan,

Saat ditemukan ada darah mengering yang keluar dari mulut korban. Warga yang geger, ada  menghubungi anggota Polsek Banjarmasin Selatan.

Sejumlah anggota , termsuk  Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, melakukan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara(.

Selanjutnya jasad dievakuasi Tim Rescue gabungan ke Instalasi Pemulsaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim, Iptu Sudirno SH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa dan pihak keluarga tak mau dilakukan autopsi, hanya dilakukan visum luar

Dari hasil pemeriksaan para saksi, dimana korban ditemukan dalam posisi telungkup di TKP dengan kondisi tangan kanan memegang pipa sumpit ikan dan pada bagian kepala terpasang senter.

Baca Juga :   KASUS "3C", Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka

Berdasarkan keterangan saksi,  korban selama ini bekerja sebagai petugas jaga malam dan memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras dan juga mencari ikan menyumpit ikan di malam hari.

Saat dilakukan VER pihak dokter RSUD Ulin Banjarmasin, menerangkan jika darah yang berada di sekitar dahi dan wajah korban berasal dari darah yang keluar dari mulu, dan tidak ditemukan luka di sekitar dahi korban. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01