Suarindonesia – Samblan (19), tak bernyawa mengapung d Sungai Kelayan tepatnya dekat Jembatan 2 Banjarmasin Selatan,, Sabtu (24/8).
Korban diketahui beralamat di Jalan Kelayan B Gang Kunang-Kunang Banjarmasin Selatan, dan temuan itu menghebohkan warga sekitar.
Saat itu pertama kali menemukan korban adalah Samsiar (38), warga Jalan Kelayan B Haur Kuning RT 16 Banjarmain Selatan.
Ia melihat ada semacam kepala manusia yang hanyut, kemudian saksi minta bantuan kepada juragan kelotok yang kebetulan melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ternyata betul tubuh manusia dan dilaporkan ke anggota Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Banjarmasin.
Setelah itu korban langsung dimasukan ked alam kantongan mayat dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit UMum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Sementara M Haris (14), seorang pengamen, yang ternyata kenal dengan krban, mengatakan kalau korban ada bertemu dengan dirinya sebelum kejadian ini. Korban sebelum kejadian diduga menghisap lem.
Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP Jhon Louis Letedara SIK, saat dikonfirmasi membenarkan temuan itu dan korban dilakukan visum.
Ditambahkan pemeriksaan visum luar oleh tim Dokter Muda forensik RSUD Ulin Banjarmasin, dipimpin dokter Iwan Aflanie M. Kes Spf S.H, dengan hasil bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















