Seleksi Pendidikan di Polda Kalsel

Seleksi Pendidikan di Polda Kalsel

Suarindonesia – Calon peserta seleksi pendidikan Pengembangan Polri Sespimen, Sespimma, PTIK dan SIP Polda Kalsel, di Aula Matyida Polda Kalsel, Rabu (12/12).

Semua oleh Tim Bidang Dokter Kesehatan (Biddokes) dan RS Hoegeng Iman Santoso Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemeriksaan kesehatan (Rikkes).

Cek kesehatan yang dilakukan terhadap Pembinaan Calon Dikbang SIP tersebut, tiap peserta harus melewati enam pos pemeriksaan. Dimana Pos 1 untuk pemeriksaan TB dan BB, lalu Pos 2 pemeriksaan Visus dan BTW.

Lalu di Pos 3 untuk pemeriksaan Fisik, kemudian Pos 4 Pemeriksan Tekanan darah dan nadi, Pos 5 pemeriksaan THT, terakhir di Pos 6 pemeriksaan Gigi dan  Mulut.

Terakhir di pos 7 adalah untuk pemeriksaan administrasi, berupa pengisian status atau formulir pemeriksaan kesehatan, blanko form rikkes, dan pengisian Informet concent, serta pengisian riwayat penyakit dahulu.

Sedangkan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan itu diikuti 3 Polwan dan 600 Polki. Lalu untuk PTIK, Sespimma dan Sespimmen ada 48 peserta.

Sementara penanggung jawab Pemeriksaan Kesehatan Dikbang Terpadu itu adalah Kabiddokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Z Hakim.

Dengan tim pemeriksa, yakni Karumkit AKBP dr Bambang P N, Dokter THT, dr Elvi S, Sp.THT-KL, Dokter pemeriksa dr Wiken, dr Agus Susilo, drg. Elya W.

Jalannya pemeriksaan secara komprehensif dan menyeluruh melibatkan beberapa satker terkait sebagai pengawas.

Kabiddokkes Polda Kalsel, AKBP dr Erwinn Z Hakim mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dibagi perkelompok dengan pelaksanaan sistem ban berjalan setiap Pos dan bertukar pos perkelompok sampai dengan semua Pos telah dilaksanakan.

Peserta pembinaan Dikbang SIP selesai melaksanakan pembinaan Kesehatan, segera setelah selesai pemeriksaan kesehatan akan diberikan informasi hasil pemeriksaan kepada setiap peserta melalui Whatsapp (WA).

“Komunikasi WA dengan nomor yang sudah disiapkan, bagi peserta yang ada temuan kesehatan maupun tidak, menginginkan konsultasi kesehatan, akan diberikan Saran rawat jalan atau pengobatan sebelum pelaksanaan seleksi sehingga ada waktu tempo untuk persiapan kesehatan untuk dibenahi sebelum jadwal seleksi,” jelasnya.(DO)

 318 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: