SEJUMLAH Jamaah Umrah Ditelantarkan di Jeddah Terpaksa Makan Pop MIe, Kakanwil Kemenag akan Koordinasi KBRI

- Penulis

Rabu, 26 Oktober 2022 - 11:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sejumlah jamaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) mengaku ditelantarkan pihak travel di Jeddah, Arab Saudi, sejak Selasa (25/10/2022) hingga kini, Rabu (26/10/2022)

Mereka kebingungan mencari bagaimana cara agar mereka bisa pulang ke tanah air dan jugha terpaksa makan pop mie .

Berdasarkan informasi, jumlah jemaah mengalami nasib malang tersebut sebanyak 27 orang  terdiri dari jamaah asal Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar dan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut.

Semuanya adalah jamaahdiberangkatkan oleh Nisfa Tour & Travel (PT Nisfa Utama Wisata) yang bekerja sama dengan Mitra Cakrawala Wisata yang informasinya sudah memiliki SK umroh: No U77 Tahun 2021.

Salah satu jamaah adalah Habib Sadiq. Jemaah umrah asal Kabupaten Banjar itu mengaku sudah tiga hari menjalani ketidakjelasan nasib oleh pihak travel yang membawanya ke tanah suci umat muslim tersebut.

“Kami berangkat tanggal 8 Oktober, dan sampai sekarang belum ada kejelasan untuk pulang ke kampung halaman kami di Banua,” ujarnya.

Padahal menurutnya jika sesuai jadwal, dirinya beserta rombongan jamaah umroh yang ada di bawah naungan travel tersebut, harusnya sudah ada di rumah dan bertemu dengan keluarga pada Sabtu (22/10) kemarin.

Namun sayang, hingga saat ini dirinya sama sekali tidak menemukan kejelasan.”Sebetulnya sudah lama kami pulang ke tanah air,” ungkapnya.

Pada bagian lain ditanya bagaimana biaya hidup selama tiga hari setelah lewat dari jadwal.

Habib Sadiq mengaku masih bersyukur hotel yang ditempati pihaknya untuk beristirahat masih bersedia menampung mereka.

“Tapi pagi ini kami sudah mulai merasakan tidak nyaman. Karena pagi ini kami sudah tidak diberi makan. Terpaksa makan beli pop mie di warung dengan biaya sendiri,” ujarnya.

Hal itu terjadi bukan tanpa sebab. Pasalnya rombongan jamaah umroh yang bersama dirinya sudah diminta keluar alias check out dari hotel pada pukul 14.00 waktu Jeddah.

“Kalau lewat jam 2 siang di sini (Jeddah, Arab Saudi) masih tidak ada respon dari pihak travel maka kami akan mengadu ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Arab Saudi,” bebernya.

Habib Sadiq pun dan kawan-kawan memilih mengadukan nasibnya ke KBRI. Namun, bukan solusi yang mereka peroleh.

Baca Juga :   REKRUTMEN PPIH Tahun 2025, Kalsel Dapat Kuota 24 Orang

“Kami baru saja datang ke KBRI, tapi mengapa respon mereka (petugas KBRI) di sana seperti biasa saja,” ucapnya lagi.

Lantas bagaimana nasib tempat tinggal mereka, mengingat waktu Habib Sadiq memberi kabar tersebut sudah lewat dari pukul 14.00 (waktu Jeddah, Arab Saudi).

Terkait hal itu, Habib Sadiq mengaku masih kebingungan dan entah bagaimana lagi mengupayakan kepulangan mereka ke tanah air.

Kabar terlantarnya 27 jamaah umrah  itu awalnya diketahui melalui salah satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM. Rosehan Noor Bahri pada Selasa (25/10) dibihari

“Saya mendapat telepon berulang-ulang oleh nomor yang tidak dikenal.  Kemudian tiba-tiba nomor itu mengirim voice note yang isinya minta tolong kepada saya,” ungkapnya

Ia menceritakan, bahwa ternyata, orang yang menelpon politisi PDIP itu adalah Habib Sadiq.

“Malam itu juga juga saya coba koordinasi dengan semua pihak yang bisa saya koordinasikan tapi tidak bisa. Karena sudah larut malam,” ujarnya.

“Tapi pagi tadi saya dapat WA dari Tambrin Kemenag Provinsi Kalsel. Mereka akan koordinasi dengan KBRI di Jeddah,” ucapnya.

Sedangkan pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag), Kalsel, akan koordinasikan semua itu,

Kepala Kanwin (Kakanwil) Kemenag Kalsel HM Tambrin mengaku pihaknya baru mengetahui informasi awal dari salah satu anggota DPRD Provinsi Kalsel.

Kendati demikian, Tambrin mengaku masih belum mendalami laporan tersebut kepada pihak pelaksana, seperti travel penyelenggara perjalanan umroh dan Kantor Haji Jeddah.

“Untuk updatenya belum dapat info dari Kantor Haji Jeddah, dan akan mengkoordinasikan” tambahnya.

Sebetulnya memang untuk perjalanan umrah ini para jamaah ini (tanggung jawabnya) langsung ke pihak travel.

“Kita tidak pernah diberitahu tentang kapan keberangkatannya dan kelengkapan perjalanan lainnya,” tegasnya.

Ia meminta agar masyarakat untuk lebih berhati-hati dan lebih teliti ketika memilih travel umroh.

“Seharusnya cek dulu Visa, Tiket, Hotel dan yang paling penting adalah cek badan hukum dari Travel yang diikuti ini,” ucap Tambrin. (*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
BAHAS Anggaran Kebun Raya Banua, Begini Penekanan DPRD Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca