Suarindonesia – Program serasi atau selamatkan rawa dan sejahterakan petani baru saja diluncurkan Kementerian Pertanian untuk menguatkan sektor pertanian di Indonesia.
Meski dikeluarkan kementan, namun program tersebut hanya diperuntukan bagi Provinsi Kalimantan Selatan dan Sumateran Selatan.
“Bantuan dari kementan untuk sarana produksi seperti penyediaan benih, pupuh, kapur, dan herbisida, selain itu perbaikan infrastuktur, perbaikan saluran, maupun pembuatan tanggul.
Untuk mendampingi itu, pemprov membantu pendistribusian alat berat beserta bahan bakar,” kata Kepala Bidang Pengolahan, Pemasaran dan Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Kusmaryono, Kamis (28/2).
Program ini diperuntukan bagi daerah yang memiliki lahan rawa. Di Kalsel hanya enam daerah yang mempunyai lahan rawa, yaitu Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Utara.
“Rencananya secara simbolis akan diserahkan Gubernur Sahbirin Noor kepada para petani hari Minggu tanggal 3 Maret di Kiram Park,” katanya.
Ia mengatakan, gubernur sangat komitmen untuk meningkatkan pertanian. Atas dasar itu, dalam rangka mendampingi program serasi pemprov juga menyuntik dana melalui anggaran pemdapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.
Program ini ditargetkan bisa meningaktkan jumlah tanam dari sekali menjadi dua kali, dan lahan tidur yang belum tanam bisa ditanami.
“Target serasi 250 hektare, kalau tidak bisa 250 minimal setengahnya. Tahun depan akan ditingkatkan lagi luasannya,” ucapnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















