SATGAS Anti Premanisme Cegah Penyimpangan di SPBU Sampit

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Anti Premanisme dan Ormas Bermasalah Kotim laksanakan sosialisasi ke SPBU di wilayah Kota Sampit, Rabu (17/12/2025). (Foto: Diskominfo Kotim)

Satgas Anti Premanisme dan Ormas Bermasalah Kotim laksanakan sosialisasi ke SPBU di wilayah Kota Sampit, Rabu (17/12/2025). (Foto: Diskominfo Kotim)

SuarIndonesia — Tim Terpadu Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme dan Ormas Bermasalah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mendatangi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sampit mencegah terjadinya potensi penyimpangan oknum tidak bertanggungjawab.

“Tujuan kegiatan kami hari ini dalam rangka sosialisasi, menunjukkan di Kotim sudah ada Satgas Anti Premanisme dan Ormas Bermasalah. Kami ingin masyarakat secara luas mengetahui dan negara hadir melawan aksi premanisme,” tegas Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim Eddy Hidayat Setiadi di Sampit, Rabu (17/12/2025).

Satgas Anti Premanisme dan Ormas Bermasalah dilengkapi bidang intelijen bertugas mengumpulkan informasi, sekaligus menentukan lokasi mana saja yang menjadi sasaran.

Berdasarkan data dari bidang intelijen tersebut, empat lokasi SPBU yang dikunjungi kali ini dipilih karena dinilai rawan aksi premanisme.

Informasi yang dihimpun, ada dugaan praktik pungutan liar atau pungli terhadap para supir truk yang mengantre mengisi bahan bakar di SPBU tersebut, tak tanggung-tanggung nominal pungli tersebut berkisar Rp200 ribu – Rp300 ribu per truk.

“Namun, saat kami turun hari ini, sepertinya informasi sudah bocor. Area yang biasanya penuh antrean kendaraan pelangsir tampak sepi,” ungkap Eddy.

Dia menjelaskan Satgas Anti Premanisme dan Ormas Bermasalah ini melibatkan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal terkait, di antaranya TNI, Polri, Badan Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan dan lainnya.

Baca Juga :   TAWURAN, Dua Terluka dan Sejumlah Remaja Bersajam Diamankan Polisi

Satgas ini diketuai oleh Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Sugiharso. Sebagai langkah awal, sebanyak 60 personel gabungan menyisir empat SPBU yang terindikasi rawan aksi premanisme, yakni SPBU Bundaran KB, SPBU Pelita, SPBU Km 2 Sudirman, dan SPBU Samekto.

Eddy menjelaskan, aksi perdana ini difokuskan pada sosialisasi masif kepada masyarakat. Ia menegaskan kehadiran Satgas merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan warga dari intimidasi.

“Jadi pada kegiatan awal ini kami fokus pada sosialisasi saja, bukan mengambil tindakan secara langsung seperti razia, penangkapan dan lainnya,” ujar Eddy, Rabu (17/12/2025) melansir AntaraNews.

Ia melanjutkan, kegiatan persuasif ini agar masyarakat luas mengetahui keberadaan satgas ini, terutama oknum-oknum yang selama ini kerap melakukan aksi premanisme agar segera menghentikan kegiatannya. Dengan kata lain, kegiatan ini termasuk upaya pencegahan.

“Kami berharap dengan adanya tim ini aksi-aksi premanisme kedepannya bisa kita cegah sehingga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kotim itu bisa lebih kondusif,” ucapnya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca