Saputan Asap Ganggu Aktivitas Warga dan Penerbangan

- Penulis

Senin, 17 September 2018 - 19:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat indeks standar pencemar udara (ISPU) masih menunjukkan udara Kota Banjarmasin sehat. (Foto: Robby/Suarindonesia.com)

Suarindonesia – Meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan saputan kabut asap di sebagian wilayah provinsi Kalimantan Selatan dalam dua bulan terakhir mulai menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di lapisan masyarakat.

Selain mengganggu kesehatan, warga juga dipaksa ekstra hati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, dikarenakan jarak pandang yang sangat terbatas oleh kabut asap.

Hal tersebut yang disampaikan salah seorang warga Kecamatan Lianganggang, Hendra yang kesehariannya beraktivitas di jalan protokol. Menurutnya, dampak asap akibat kebakaran lahan tersebut sudah berlangsung cukup lama sekitar beberapa bulan terakhir.

“Namun sekarang efeknya lebih terasa, pandangan mata juga terbatas sekitar 10 meter sekarang,” kata Hendra yang kesehariannya mengantar keponakannya bersekolah itu kepada Suarindonesia, Senin (17/9/2018) pagi.

Masih kata Hendra, Parahnya lagi durasi kabut asap berlangsung cukup lama mulai dari pukul 07.00-09.00 wita, di mana pada jam tersebut warga mulai beraktivias di pagi hari.

“Kalau gangguan pernafasan seperti ispa di kampung saya sih belum ada, tapi tidak menutup kemungkinan akan ada kalau kabut asap seperti belangsung terus,” keluh pria yang juga aktif di Landu Rescue itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel l, Muslim menyatakan, pihaknya sudah sejak dini menyiapkan tim lapangan untuk mencegah dampak kesehatan, di antaranya dengan membagikan masker.

Dalam pantauan Suarindonesia.com di sekitar wilayah Banjarmasin, terlihat kabut asap menyelimuti kota Banjarmasin di waktu pagi.

Sedangkan jadwal penerbangan sejumlah maskapai di Bandara Syamsudin Noor juga terganggu kabut asap, terutama penerbangan pagi hari. Seorang penumpang, Saiful, mengaku, sempat tertunda penerbangannya atau delay sekitar 60 menit karena pesawatnya tidak bisa terbang menunggu jarak pandang di atas minumum yang diperkenankan.

Sementara itu, Wahyu Hardy Cahyono Kepala Bidang Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, mengatakan, kabut asap yang terasa dalam dua hari belakangan ini dinilai masih dalam batas normal.

Walaupun dari pantauan AQMS (Air Quality Monitoring System) kualitas kada udara sempat mengalami peningkatan, namun menurutnya kadar peningkatan tersebut masih jauh dari standa baku mutu yang di tetapkan.

“Memang benar bau dan kasat mata kita sudah terasa sekali kabut asap, namun dari data kita kadar kualitas udara masih baik-baik saja dan jauh dari standar baku mutu yang di tetapkan,” pungkasnya. (BY)

Komentar Facebook

Berita Terkait

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
KETAHANAN PANGAN, Dewan Kalsel Dorong Penguatan Sektor Peternakan dari Hulu ke Hilir
KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan
RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:43

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:35

MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Senin, 15 Juni 2026 - 21:25

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca