SuarIndonesia – TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) sampah Regional Banjarbakula sejak H – 2 dan H + 2 pada pelaksanaan haul Sekumpul sudah menerima sampah 363 ton dan ini masih berlanjut.
“Kita masih menerima sampah hingga hari ketiga pasca haul, dan tidak menutup kemungkinan mencapai 400 ton,” ucap Kepala UPTD TPA Sampah Regional Banjarbakula, usai RDP dengan Komisi III DPRD Kalsel, Rabu (8/1/2025).
Agung Sriyono juga mengatakan, karena ada gelaran ini pihaknya masih membebaskan pungutan kiriman sampah dari Daerah Banjarbakula.
“Khusus haul ini, kami bebaskan mulai H-2 hingga H+3 digratiskan,” jelas Agung Sriyono.
Menurutnya, penerimaan sampah ini ada peningkatan pada tahun sebelumnya.
“Sampah itu sudah mulai dilakukan penanganan dengan penutupan dengan tanah,” ujarnya
Disampaikannya, sampah haul rata rata merupakan sampah plastik dan sisa makanan.
“Soal pengangkutan dari beberapa titik, kami estimasi dilaksanakan paling maksimal selama tiga hari.
Sebelumnya pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan 68 armada untuk mengangkut sampah, hingga sampai TPA Regional Banjarbakula.
Sementara itu, pemungutan sampah banyak dilakukan relawan salah satunya organisasi Mapala Meratus UIN Antasari Banjarmasin.
“Kita sudah melakukan pemungutan sampah 3 tahun ini bersama rekan rekan yamg lain, tidak lain hanya untuk mencari keberkahan Syekh sekumpul,” ucap Ketua Umum Mapala Meratus Periode 2019-2020. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















