Suarindonesia – Guna mengurangi sampah plastik, Pemko Banjarmasin mengajak warga Banjarmasin menukarkan sampah dengan sebuah botol air minum atau tumbler, di Siring Patung Bekantan, Minggu (3/2) pagi pukul 07.00 WITA.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan, acara tersebut dinamakan Gerakan 1000 Tumbler. Tujuannya untuk membiasakan masyarakat untuk tidak lagi ketergantungan dengan kantongan plastik.
Jadi dengan membawa tumbler yang diisi air minum dari rumah untuk persiapan aktivitas keseharian akan berdampak dalam hal mengurangi sampah plastik di Banjarmasin. Tidak hanya itu, membawa tumbler juga bisa menghemat pengeluaran, karena tidak lagi harus membeli air botol kemasan.
‘’Para warga Banjarmasin ayo bawa sampahnya ke Siring Bekantan, tukarkan dengan tumbler,” katanya di Balaikota Banjarmasin.
Ibnu menjelaskan, penukaran sampah yang ditukarkan jenis sampah botol plastik dan plastik gelas air mineral. Penukaran untuk botol plastik disyaratkan berjumlah 10 buah untuk satu tumblernya, kemudian 25 buah untuk sampah plastik gelas air mineral.
‘’Jadi 10 botol plastik ditukar dengan satu tumbler, kalau gelas plastik 25 buah,” katanya.
Syarif salah satu panitia acara penambahkan, karena ini acara dalam rangka menyukseskan bebas kantong plastik. Saat menyerahkan sampah botol tersebut dilarang keras menggunakan kantong plastik atau kresek. Warga diharapkan membawa kantongan yang ramah lingkungan, seperti tas kertas atau kantongan berbahan kain.
Penukaran tumblernya nanti di Siring Tendean, kalau di Patung Bekantan hanya penukaran kuponnya saja. “Sampah ditukar kupon baru ditukarkan dengan tumbler,’’ demikian Syarif.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















