SABIRIN NAHKODAI Asosiasi Penambangan Rakyat Indonesia (APRI) Tabalong

- Penulis

Senin, 20 Desember 2021 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Kepengurusan Asosiasi Penambangan Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Tabalong sudah terbentuk, diwarnai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPP APRI oleh Ketua Umum DPW APRI Kalsel H Risdianto Haleng yang diwakili oleh Wakil Ketua Umumnya H Subhan Sukarno kepada Ketua DPC APRI Kabupaten Tabalong Sabirin HA Syukran Nafis, di Gedung Balai Wartawan, belum lama ini.

Waketum DPW APRI Kalsel H Subhan Sukarno mengucapkan selamat kepada pengurus DPC APRI Tabalong yang sudah mendapatkan SK dari DPP APRI.

“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus DPC APRI Kabupaten Tabalong dan atas nama Ketum DPW APRI Kalsel kami serahkan SK DPC APRI kabupaten Tabalong hari ini,” ujarnya.

Ia jelaskan, tujuan APRI dibentuk adalah untuk memberikan jaminan kepada para penambang rakyat untuk bisa bekerja sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan yang benar.

Dengan terbentuknya tambang rakyat itu nantinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui tambang-tambang rakyat yang resmi, ramah lingkungan, menampung tenaga kerja lokal dan meningkatkan pajak negara dan PAD daerah.

Subhan Sukarno menyampaikan salam ucapan terima kasih dari Ketua Umum H Risdianto Haleng atas suport dan dukungan pemerintah kabupaten Tabalong khususnya bupati Tabalong.

“Kami berharap Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di kabupaten Tabalong bisa diajukan pada bulan Desember 2021 ini, sebagai dasar permohonan IPR kelompok penambang rakyat yang sudah membentuk RMC dan bergabung di DPC APRI Tabalong,” tambah Subhan.

Sementara itu, Ketua Bidang penambangan dan pasca Tambang DPW APRI Kalsel Sulastadi menambahkan, setiap pemilik IPR misalnya pertambangan pasir atau batuan tidak serta merta langsung beroperasi. Mereka harus memenuhi persyaratan-perayaratan lainnya.

“Nanti ada kajian lingkungan dan hasil labolaterium yang berlensi ISO seperti Succopindo, hasilnya apakah lokasi tersebut bisa dikerjakan dan bagaimana dampak lingkungannya, sehingga terciptalah pertambangan yang ramah lingkungan,” katanya sembari menambahkan DPW APRI Kalsel sudah melakukan kerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

Baca Juga :   DPRD Minta Kontraktor Pelaksana dan Dinas PUPR Kalsel Memastikan Kondisi Jalan Jalan Veteran Sungai Lulut Bbenar-benar Siap

Ketua DPC APRI Tabalong Sabirin HA Syukran Nafis menyampaikan, kehadiran APRI di kabupaten harus disambut gembira oleh masyarakat, karena dengan hadirnya APRI masyarakat mendapat kesempatan untuk mengolah lahan mereka secara maksimal. Kehadiran APRI juga akan menaungi tambang-tambang liar atau PETI yang selama ini sangat meresahkan masyarakat agar bergabung dan bekerja sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah.

Seperti diketahui bersama bahwa di kabupaten sangat banyak tambang-tambang liar atau PETI, baik itu tambang batubara dan galian C seperti pasir sungai, Sirtu, batu gamping (batu gunung) dan pasir kuarsa.

“Nanti warga masyarakat di wilayah itu membuat kelompak yang disebut dengan Responsible Mining Cumunity (RMC) dengan anggota 50 orang sampai 100 orang dan mengajukan Ijin Pertambangan Rakyat (IPR),” jelas sabirin.

Dikatakannya setiap RMC maksimal mengajukan 100 hektar, dengan ketentuan untuk perorangan maksimal 5 hektar dan koperasi 10 hektar.

“Yang menerbitkna IPR nanti adalah Kementerian ESDM Pusat bukan pemerintah kabupaten Tabalong,” jelasnya.

DPC APRI Tabalong akan memprioritaskan penambang-penambang galian C yg selama ini tidak mempunyai naungan legalitas, dengan harapan mereka dalam melaksanakan penambangan betul-betul maksimal dan bisa mensejahterakan warga masyarakat disekitarnya.

SK DPC APRI kabupaten Tabalong dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APRI nomor 5207/SK-DPC/211215 dengan Ketua Umum Sabirin HA Syukran Nafis, Wakil ketua Heri Satria dan Hartinudin. Sekretaris Suhardi dan bendahara Ahmad Fadilah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01