RUPS Bank Kalsel Copot Dua Direksi dan Satu Komisaris

- Penulis

Kamis, 28 Februari 2019 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menyusul hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS) Rabu (27/02/2019) di Rattan In Banjarmasin, akhirnya dipenghujung bulan Februari 2019 ini, resmi memberhentikan dua direksi dan satu komisaris.

Pemberhentian Direktur Operasional H Gt Agus Permana dan Direktur Bisnis Rudy Syahrinsyah serta satu komisaris Independen Bank Kalsel H Zulfadli Gazali MSI ini dilakukan terhitung Rabu (27/02/2019) setelah pelaksanaannya RUPS Luar Biasa dihadari Gubernur Kalsel H Syahbirin dan dua walikota serta 11 bupati.

“Jadi pemberhentian ini murni hasil RUPS
pemegang saham Bank Kalsel. Dengan mengambil langkah berat untuk sekaligus efisiensi dalam meningkatkan kinerja Bank Kalsel,’’ kata Direktur Utama Bank Kalsel H Gusti Agus Syabaruddin dalam jumpa pers, Kamis(28/02/2019) sore.

Hal ini didasari pada kinerja bisnis Bank Kalsel yang tidak begitu menggembirakan dan keuntungan bisnis yang mengalami penurunan hingga 35,6 persen pada tahun 2018, sehingga ada pengurangan di jajaran dua direksi disatukan menjadi direksi operasional.

Direktur Utama Bank Kalsel, H Agus Syabaruddin mengatakan RUPS merupakan forum tertinggi dari Bank Kalsel dan memiliki kekuatan penuh untuk merombak susunan jajaran direksi sebuah perusahaan termasuk komisaris.

“Pemegang saham punya pertimbangan sendiri dan itu sah-sah saja. Lagi pula mereka memiliki hak penuh, tapi yang terjadi di Bank Kalsel ini sebuah penyegaran untuk jajaran direksi di bank ini,” ucapnya Agus kepada sejumlah awak media, Kamis (28/2) sore.

Agus menyampaikan saat dilaksanakan RUPS-LB, para pemegang saham berkeinginan untuk efiesensi kedudukan sehingga jumlah komisaris dan direksi masing-masing hanya dijatahi tiga posisi.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

“Untuk komisaris ini terdiri dari komisaris utama, komisaris independen dan komisaris anggota. Sedangkan untuk direktur terdapat direktur utama, direktur kepatuhan dan terkahir direktur operasional,” paparnya.

Selain itu Agus mengaku pihak direksi hanya bisa mematuhi dan mentaati untuk melaksanakan apa yang menjadi amanah dari RUPS-LB. “Karena amanah RUPS ini merupakan forum tertinggi maka kami jajaran direksi harus mentaati dan melaksanakan seperti apa yang diputuskan oleh RUPS,” terangnya.

Kemudian Agus Syabaruddin menyebutkan penyegaran yang terjadi di jajaran direksi dan komisaris tersebut berlaku sejak tanggal diputuskan RUPS-LB yaitu sejak kemarin Rabu tanggal 27 februari 2019.

“Adapun dua direksi dan satu komisaris yang dilakukan penyegaran adalah Direktur Operasional Gusti Agus Permana, Direktur Bisnis, Rudi Syahrinsyah, serta Komisaris Independen, Zulfadli,” demikian Direktur Utama Bank Kalsel H Agus Syabaruddin yang didampingi Direktur Kepatuhan H IKG Prasetya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Berita Terbaru

Tim mempersiapkan pelaksanaan OMC di Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kalteng

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:05

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam penyaluran bantuan pangan di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).(Foto: Antara/Asmaul Chusna)

Nasional

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca