Suarindonesia – Sebanyak 12 orang yang berasal dari Finlandia dan Estonia akan berada di Kalsel selama lima hari sejak Selasa (12/3) sampai Jumat (16/3).
Rombongan yang dipimpin Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia ini akan diajak berkeliling mengunjungi ekowosata atau wisata berbasis alam.
“Rombongan terdiri dari tour operator, jurnalis televisi dan majalan, akademisi dan dosen bidang seni budaya, dan travel writer.
Kami sangat berterima kasih dengan ibu Dubes Indonesia untuk Finlandia dan Estonia, karena beliau sanga mendukung kerjasama dua Negara ini,’’ jelas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira, Senin (4/3).
Para tamu dari luar negeri ini akan diajak ke Pasar Terapung Lokbaintan, dilanjutkan ke pusat konservasi Bekantan di Pulau Bakut. Selanjutnya rombongan diajak ke Penggosokan Intan di Martapura, berikutnya ke Pasar Batu Permata Cahaya Bumi Selamat Martapura, lalu Taman Huta Raya Sultan Adam.
“Para rombongan juga akan kami ajak ke Pulau Bekantan dan Pulau Rusa di Riam Kanan, selanjutnya mereka ke Desa Wisata Belangian dan Hutan Hujan Tropis Lembah Kahung,’’ urainya.
Selanjutnya, peserta trour akan diajak Perjalanan ke Loksado di mana tamu akan diajak naik Bamboo Rafting dan menikmati alam air Terjun Haratai dan mengunjungi Balai Adat di Haratai.
“Kunjungan ini harapannya ada kesepakatan rombongan dengan pihak swasta dari pariwisata Kalsel. Makanya yang kami arahkan untuk menemani rombongan tour travel Kalsel.
Kita tau arah pembangunan Kalsel saat ini mengurangi sektor pertambangan, salah satu yang didorong adalah sektor pariwisata terutama ekowisata.
Kita berharap dengan kedatangan rombongan Finlandia dan Estonia bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kalsel,’’ ucapnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















