SuarIndonesia – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Peningkatan Ketahanan Terhadap Bahaya Kebakaran Hutan.
Terutama pada Areal Rehabilitasi DAS PT Adaro Indonesia dan rakorsus bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), UPT Kemen LHK, dan PT. Adaro Indonesia.
Rakorsus dipimpin Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Hanif Faisol Nurofiq, diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta, Kamis (24/8/2023).
Rakorsus merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi pada Senin lalu tentang kejadian kebakaran hutan di Gunung Pamaton, yang merupakan areal Rehabilitasi DAS PPKH PT. Adaro Indonesia.
Pada rapat tersebut, Dishut Kalsel paparkan terkait laporan pasca terjadinya kebakaran pada area rehab DAS di Gunung Pamaton.
Selain itu juga memaparkan tindaklanjut yang dapat dilakukan, seperti Role Model Rehab DAS Terpadu, kolaborasi pengelolaan kawasan konservasi, jenis tanaman pengganti yang akan ditanam, dan lainnya.
Kadishut Kalsel Hj.Fathimatuzzahra mengatakan, antisipasi Karhutla di lokasi itu dapat dilakukan salah satunya dengan cara kolaborasi pengelolaan kawasan konservasi antara Kemen LHK, Pemprov Kalsel, perusahaan dan masyarakat sekitar.
“Spesifikasi pemilihan jenis tanaman untuk lokasi Rehab DAS tersebut pun sangat marjinal, kami menyarankan jenis Gamal dan Kelor, sebab fakta di lapangan.
Selain dua jenis tersebut tanaman tidak bisa berkembang atau stagnan, dan ini tidak dapat dipaksakan untuk jenis lainnya,” terang Hj.Fathimatuzzahra.
Sebelumnya, PT. Adaro Indonesia juga memaparkan progress Rehab DAS yang sampai saat ini sudah mereka laksanakan.
Peserta Rakorsus terdiri dari Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Perwakilan Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Perwakilan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.
Perwakilan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kepala Taman Hutan Raya Sultan Adam, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Barito, Kepala Balai Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Wilayah V, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Kalimantan.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan dan PT. Adaro Indonesia. (adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















