Suar Indonesia — Puing pesawat kargo milik Smart Air yang hilang kontak di Nunukan, Kalimantan Utara telah ditemukan. Humas SAR Tarakan, Burhadi, mengonfirmasi hal tersebut dan melaporkan koordinatnya.
“Untuk titiknya sudah ditemukan,” kata Burhadi, diberitakan detikNews, Sabtu (9/3/2024).
Menurut Budi lokasi pesawat ditemukan di area Binuang, Kalimantan Utara. Berdasarkan pantauan di udara puing-puing pesawat itu terlihat.
“(Lokasi ditemukan) 03.43′.27.60″ 115. 56′. 32.40″. Daerah Binuang,” ujar dia.
Pesawat kargo tipe PC 6 (Pilatur Porter) Registrasi PK-SNE, rute Tarakan-Binuang, milik PT Smart Aviation hilang komunikasi usai lepas landas dari Tarakan sekitar pukul 08.25 WITA pada Jumat (8/3). Menurut jadwal pesawat ini semestinya mendarat di Binuang sekitar pukul 09.25 WITA.
Sudah 24 jam lebih status pesawat ini tak jelas posisinya. Pencarian sudah dilakukan sejak Jumat siang melibatkan personel TNI, Polri, BPBD dan SAR.
Pesawat itu mengangkut pilot Captain M Yusuf serta satu orang Engineer on Board (EOB) Deni S. Kargo yang diangkut sebesar 583 kilogram.
Sebelumnya sinyal Long Term Evolution (LTE) dari pesawat sudah terdeteksi di wilayah Binuang usai tim SAR mengerahkan pesawat Boeing 737-200 milik TNI AU.
Ada Api Unggun di Lokasi Puing Smart Air, Korban Diduga Masih Hidup
Komandan Lanud Anang Busra Kota Tarakan Kolonel Pnb Bambang Sudewo mengungkap petugas melihat api unggun di sekitar lokasi penemuan puing pesawat Smart Air yang diduga mengindikasikan korban masih hidup.
Kepala Basarnas Tarakan, Syahril, di Tarakan, juga menyatakan hal serupa.
“Ada ditemukan puing pesawat dan api unggun diduga api tersebut dibuat oleh korban yang masih hidup untuk memberikan tanda,” ucap dia.
Petugas dikatakan sudah berupaya mengirim perbekalan dan makanan untuk korban menggunakan helikopter BELL 412 EPI REG. HA. 5224, namun tak jadi terlaksana lantaran kabut dan hujan di lokasi. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















