SuarIndonesia – Langkah pemerintah mengupayakan pembangunan jalur kereta api, Banjarmasin-Tanjung, sejak awal diapresiasi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),
“Proses pengupayaan pembangunan kereta api sejak tahun 2000 silam hingga sekarang,” kata Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, S E, M. A. P, Selasa (16/2/2021).
“Banyak hal memang harus dipersiapkan agar proyek ini agar berjalan dengan baik dan nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat Kalsel,” tambahnya.
Politisi Partai PDI – P ini juga mengatakan dalam pembangunan rel kereta api menerapkan sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang sudah dilakukan dan berlangsung sejak 2018.
Dalam penerapan sistem kerjasama hingga saat ini belum ada badan usaha yang tertarik untuk investasi dalam proyek yang menelan dana mencapai 24 triliun rupiah.
“Kita tidak mengetahui apa yang menjadi kendala ataupun orientasi bisnis tidak tercapai, sehingga Badan Usaha belum ada yang berminat,” ucapnya.
Dari sisi administrasi atau dokumen lainnya, pemerintah daerah sudah menyiapkan dan memfasilitasi.
Termasuk rencana pembebasan lahan baik oleh pemerintah provinsi maupun pusat,tambahnya
“Pembebasan lahan akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun pusat, yang melakukan,” katanya.
Dewan Kalsel mendukung penuh akan ketercapaian pembangunan rel kereta api ini dan mendorong Badan Usaha yang tertarik dan mau berinvestasi.
“Dari teman-teman dewan maupun rekan bisnis lainnya, kita akan sampaikan, untuk berinvestasi, dengan harapan jalur kereta api dapat terealisasi,” pungkasnya (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















