Polisi Periksa Saksi dan Kumpulkan Bukti

- Penulis

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Penceramah Bahar bin Smith tengah diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Baratterkait dugaan penganiayaan, hari ini Selasa (18/12).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Polda Jabar akan membeberkan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Bahar, salah satunya terhadap anak di bawah umur. Ia pun memastikan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Saksi sudah dimintai keterangan, alat bukti sudah dikumpulkan. Hari ini akan ada pemeriksaan lanjutan mendalami peristiwa pidana itu. Sudah penyidikan,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/12).

Namun, Dedi tak menerangkan siapa dan berapa jumlah saksi yang telah diperiksa, serta alat bukti yang sudah dipegang polisi.

“Nanti update-nya hasil pemeriksaan dari Polda Jabar akan menyampaikan hasil pemeriksaan hari ini,” kata Dedi.

Kasus yang diduga terjadi di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (1/12) ini sebelumnya dilaporkan ke Polres Kabupaten Bogor dan tercatat dalam nomor laporan polisi LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res. Bgr tertanggal 5 Desember 2018.

Dua orang yang berinisial MHU (17) dan ABJ (18) dikabarkan menjadi korban dalam dugaan tindak pidana penganiayaan ini.

Dalam kasus ini, Bahar diduga melanggar Pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP dan atau Pasal 80 Undang-Undang Tahun 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga :   WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026

Bahar sendiri telah datang memenuhi panggilan pemeriksaan di Direskrimum Polda Jabar hari ini. Dia tiba di Gedung Direskrimum Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung sekitar pukul 12.25 WIB.

Dia mengenakan kemeja berwarna putih dan kopiah putih. Penceramah asal Manado itu dikawal ketat pihak kepolisian. Beberapa advokat, termasuk Munarman, terlihat mendampingi Bahar.

Salah satu pengacara Bahar, Azis menyebut kliennya ditemani sembilan advokat.

“Ada sembilan pengacara. Soal materi pemeriksaan nanti kami sampaikan,” kata Azis.

Sementara itu, demi mengawal dan memberi dukungan kepada Bahar, massa dari Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi di depan Mapolda Jawa Barat.

Sebagian besar mereka menggunakan atribut dan seragam putih FPI. Dari pantauan, peserta aksi membawa sejumlah atribut seperti bendera dan spanduk. Tampak juga orator menyampaikan pidato.

Sementara ratusan personel kepolisian melakukan penjagaan di depan Mapolda Jabar. Selain itu terdapat kawat berduri yang berjejer sepanjang sekira 20 meter.
Arus lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta dari arah Bundaran Cibiru terpantau padat.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:12

MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:04

KKP Bagikan Gratis 4.582 Kapal Ikan Modern ke Nelayan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:29

KEBUT REGULASI Perlindungan Pekerja Tekan Lonjakan PHK, dI Kalsel Menembus Angka 3.444 Kasus

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:02

KARHUTLA MELUAS, 2.458 Penerbangan Terdampak Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:37

DUKUNG UMKM Lokal Lewat AKSEL Bank Kalsel, Beli Oleh-Oleh Amuntai Makin Praktis

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18

Suasana penyaluran bantuan Presiden kepada warga terdampak asap karhutla di Kuala Kurun, Selasa (27/10/2026). (Foto: Antara/Chandra)

Kalteng

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:49

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44