SuarIndonesia — Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, saat ini pihaknya mengerahkan tim untuk melakukan pencarian terhadap 10 korban insiden kapal tugboat Surya 03 dan kapal dagang Setia Baru 05 yang terbakar di Desa Kelanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
“Kami membantu Polres Barito Selatan dan Basarnas Kota Palangka Raya untuk melakukan pencarian korban,” kata Erlan Munaji di Palangka Raya, Selasa (14/5/2024).
Dia menjelaskan, 10 korban yang belum ditemukan tersebut, yakni delapan anak buah kapal tugboat Surya 03 dan dua orang dari kapal dagang Setia Baru 05.
Sementara korban yang berhasil selamat, yakni satu orang dari tugboat Surya 03 dan tiga orang dari kapal dagang Setia Baru 05.
Saat ini pihaknya bersama Polres Barsel dan Basarnas Kota Palangka Raya juga tengah fokus dalam melakukan proses pendinginan terhadap dua kapal yang masih dalam kondisi terbakar.
“Para korban yang berhasil selamat kemudian dievakuasi ke rumah sakit yang ada di Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur,” ucapnya seperti dikutip AntaraNews.
Lebih lanjut Erlan mengatakan, saat ini kapal dalam status quo untuk melakukan penyelidikan terkait asal muasal api muncul hingga dari mana dua kapal tersebut berlayar.
Saat disinggung terkait apakah ke dua kapal tersebut terlibat tabrakan, dia menjelaskan, personel Polda Kalteng sedang bekerja menghimpun keterangan saksi-saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.
“Penyidik masih bekerja di lapangan, nanti akan kami ekspos untuk proses selanjutnya,” ujarnya.
Sebagai informasi, dua kapal yang diketahui merupakan tugboat Surya 03 dan kapal dagang Setia Baru 05 terlibat kebakaran di sungai yang ada di Desa Kelanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, pada Senin (13/5/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.
Dari peristiwa tersebut, sebanyak empat orang anak buah kapal dari kedua kapal tersebut berhasil diselamatkan warga, sementara 10 anak buah kapal lainnya kini masih dalam proses pencarian.
Tiga ABK Meninggal
Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Erlan Munaji menyebutkan pada hari kedua pascatragedi terbakarnya tugboat Surya 03 dan kapal dagang Setia Baru 05 terdapat tiga orang meninggal dunia.
“Sementara ini masih dilakukan pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK),” kata Kombes Pol Erlan Munaji di Palangka Raya, Selasa (14/5/2024).
Tiga orang yang meninggal dunia tersebut, yakni satu ABK Setia Baru 05 berinisial A dan dua ABK Surya 03.
Dua ABK Surya 03, kata dia, ditemukan meninggal terbakar di bagian atas kanan tugboat (kapal tunda).
“Jadi, setelah pendinginan terhadap kapal yang terbakar tersebut, kami berhasil menemukan dua jasad ABK di atas tugboat,” ucapnya.
Erlan mengungkapkan bahwa warga sempat menyelamatkan anak buah kapal dagang Setia Baru 05 berinisial A. Korban akhirnya meninggal dunia meski sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Senin (13/5/2024) sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat ini pihaknya tengah melakukan pencarian terhadap delapan anak buah kapal yang masih hilang, terdiri atas enam ABK Surya 03 dan dua ABK Setia Baru 05.
“Kami tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat sekitar mencari korban. Mudah-mudahan segera ditemukan,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihaknya belum dapat memastikan penyebab terbakarnya dua kapal tersebut sebab tim gabungan dari Polda Kalimantan Tengah, Polres Barito Selatan, dan Basarnas Kota Palangka Raya masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan para saksi.
Sementara itu, korban lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Desa Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur juga belum dapat memberikan keterangan.
“Saat ini masih penyelidikan, nanti akan kami update lebih lanjut hasil penyelidikan tim gabungan,” demikian Kombes Pol. Erlan Munaji. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















