SuarIndonesia – Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Dit Reskrimsus Polda Kalsel), terus mendalami serta menelusuri jaringan pemasang skimming di ATM, yang terbongkar dan pelakunya tertangkap.
Untuk sementara, dua pelaku yang beraksi di Banjarmasin yakni Ong Choon Fatt dan Cheong Jun Zhi, telah dijebloskan ke tahanan.

Pihak Dit Reskrimsus, yang dapat limpahan dari Polresta Banjarmasin dan Polres Banjarbaru, atas penangkapan terhadap Ong Choon Fatt dan Cheong Jun Zhi, telah amankan barang bukti dan ditangani Subdit Cyber.
“Iya, keduanya sudah kita tahan dan terus dalam pemeriksaan dan penelusuran
jaringannya,” kata Direktur Reskrimus, Kombes Pol Masrur, SH, S.I.K, kepada {{KP}}, usai penyerahan bantuan sapi limosin dari Kapolri, Jenderal Idham Azis dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, ke panitia Haul Guru Sekumpul di lingkungan Musholla Ar-Raudah Sekumpul Martapura, Kamis (27/2/2020).
Dikatakan, hasil pemeriksaan sementara, memang ada pimpinan dari tersangka itu di Malaysia.
Modusnya, pimpinan mereka menyebarkan anak buah ke berbagai daerah khusus untuk mencuri data di ATM.
“Kedua tersangka yang ditangkap, aksinya meliputi Banjarmasin, dan bisa jadi jika tak tertangkap beraksi ke lain daerah,” tambah Kombes Pol Masrur.
Untuk pimpinan mereka, hanya menerima data dari hasil aksi anak buahnya, dan si anak buah tidak bisa membuka data terkirim tersebut.
“Dari pemeriksaan, data hanya bisa dibuka pimpinannya sendiri di Malaysia.
Tugas dua tersangka itu hanya memasang Skimming di sejumlah ATM,” jelasnya
Ditanya apa ada data sudah terkirim ke pimpinannya di Malaysia ?.
Masrur mengatakan memang hasil pemeriksaan tersangka, ada tiga data dari nasabah bank di ATM, yang telah terkirim.
”Namun, belum ada kerugikan yang ditimbulkan tentang itu,” jelasnya lagi. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















