SuarIndonesia – Investor berminat membeli cabai hiyung asal Tapin. Hanya saja jumlahnya cukup besar sehingga membuat petani tak sanggup menyediakan.
Permintaan cabai hiyung oleh investor 1 ton per pekan.
“Mereka (petani) kewalahan dengan permintaan sebanyak itu.
Perluasan lahan bisa saja dilakukan jika melihat tingginya minat investor, namun pemerintah daerah masih ingin melihat opsi lain,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Endri, Senin (26/6/2023).
Saat ini petani cabai hiyung sudah menjalin kerjasama dengan PT. ABC sebagai penyedia bahan baku saos pedas.
“Permintaan perusahaan hanya 60 kilogram per pekan. Masih bisa terpenuhi,” katanya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















