GUBERNUR AGUSTIAR Ultimatum RS Jika Persulit Warga Berobat saat Karhutla

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Pangkalan Bun. (Foto: detikKalimantan/Sigit Pamungkas)

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Pangkalan Bun. (Foto: detikKalimantan/Sigit Pamungkas)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengancam akan memberhentikan pihak rumah sakit yang mempersulit warga mendapatkan pelayanan kesehatan. Ancaman itu disampaikan sebagai penegasan agar akses pengobatan bagi masyarakat tidak terhambat.

“Apabila ada pihak RS yang mempersulit akan kami berhentikan,” tegas Agustiar di Pangkalan Bun, Selasa (6/10/2026).

Agustiar tidak menyebut nama rumah sakit maupun pihak tertentu yang dimaksud dalam pernyataan tersebut. Ia juga belum menjelaskan secara rinci bentuk tindakan pemberhentian dan mekanisme yang akan ditempuh pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Agustiar saat membahas langkah pemerintah menangani dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan kesehatan masyarakat. Menurut Agustiar, pemerintah mengambil sejumlah kebijakan untuk membantu warga yang terdampak, salah satunya melalui penyaluran bantuan sosial menggunakan Kartu Huma Betang Sejahtera.

“Dampak karhutla, dampak dari ekonomi dan juga kesehatan kami buat ambil kebijakan penyaluran bansos Kartu Huma Betang Sejahtera,” kata Agustiar, melansir dari detikKalimantan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan. Di sisi lain, Agustiar menekankan pelayanan kesehatan harus tetap dapat diakses warga tanpa dipersulit.

Ia menilai rumah sakit memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan ketika membutuhkan pengobatan. Karena itu, setiap bentuk hambatan pelayanan yang tidak semestinya menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga :   LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng

Ancaman pemberhentian tersebut menjadi peringatan bagi pengelola maupun pihak yang terlibat dalam pelayanan rumah sakit agar tidak menghambat akses masyarakat. Namun, belum ada keterangan mengenai apakah pemerintah telah menemukan kasus tertentu yang menjadi dasar pernyataan tersebut.

Agustiar juga belum menyebut apakah ancaman pemberhentian itu ditujukan kepada tenaga kesehatan, pengelola, atau pihak lain di lingkungan rumah sakit. Detail mengenai bentuk pelanggaran dan prosedur penindakannya masih belum disampaikan.

“Selain memastikan akses layanan kesehatan, pemerintah Kalteng menyiapkan bantuan sosial untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang muncul dalam situasi karhutla,” katanya.

Agustiar menegaskan pemerintah ingin kebijakan tersebut berjalan dan benar-benar dirasakan masyarakat. Ia juga memberi sinyal bahwa pelayanan publik, khususnya kesehatan, tidak boleh menjadi penghambat warga dalam memperoleh haknya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KOBAR: 6 Petugas Tumbang hingga Masuk RS
6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet
LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng
HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang
PRODUKSI 1.607 Jeriken Cairan X-Fire untuk Percepat Pemadaman Karhutla
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk
KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta
KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43

KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35

KALAPAS Cibinong Diberhentikan dari ASN dan 16 Pegawai Disanksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Berita Terbaru

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau jumlah titik api di Kalbar. (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:42

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca