PETANI CARI BELUT Tewas di Samping Kandang Bebek Milik Seorang ASN

- Penulis

Kamis, 3 Maret 2022 - 11:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Tragis dialami Laili Rahman (22), seharinya petani ketika mencari ikan belut, malah ditemukan tergeletak tewas di samping kandang bebek milik salah seorang ASN (Aparatur Sipil Negara).

Hingga Kamis (3/3/2022), Polisi masih selidiki  kejadian menimpa korban warga Desa Mundar RT 04 RW 02 Kecamatan LAS Kabupaten HST, pada Rabu (2/3/2022).

Dugaan sementara korvan tewas akibat tersengat aliran listrik terp[asang di sekitar kandang bebek milik Aliansyah di Desa Tabudarat Hulu RT 08 RW 02 Kecamatan Labuan Amas Selatan ( LAS) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Menurut pemilik ternak bebek, Aliansyah (50) saat itu, pagi-pagi pergi ke kandang bebeknya untuk memberi pakan.

Sesampai di lokasi kandang bebek melihat mayat tergelatak tepat di belakang kandang bebeknya langsung melaporkan ke Babinsa Desa Tabudarat Hulu, Sertu Irwan Yuliadi dan selanjutnya melaporkan kepada Pembakal Desa Tabudarat Hulu, Ansyari.

Di lokasi pada tubuh korban ada tanda  bekas goresan seperti  gosong, diduga akibat sengatan arus listrik berupa kabel tunggal.

Aliansyah pemilik kandang bebek mengatakan sering kehilangan bebek sehingga memungkinkannya memasang kabel listrik di sekitar belakang kandangnya.

Baca Juga :   PLN Nyatakan Kelistrikan Kalselteng Masih Siaga

Kemudian di dekat penemuan jasad, ada ditemukan botol dugaan bekas minuman jenis gaduk atauminuman keras  oplosan.

Kapolres HST, AKBP Sigit Haryadi melalui Kasi Humas Polres HST AKP Soebagio, mengatakan, jasad ketika itu dibawa ke RSUD H Damanhuri Barabai untuk divisum dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga dimakamkan.

Sementara Masdinar (45) tak laiun ibu korban ) mengatakan, pada malam sebelum kejadian, sekitar pukul 22.00 WITA, anaknya Laili Rahman,  berpamitan untuk mencari belut di sawah sekitar Desa Mundar.

“Dan ini sering dilakukan bersama temannya. Saya tak menyangka dengan kejadian menimpa Laili Rahman,” ucapnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERBAKAR LAGI di Kawasan Bandarmasih Komplek DPR Banjarmasin Barat
POLIDIK di Sekolah Islam Terpadu Nuril Fikri Banjarmasin
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
PEMPROV Usulkan Bantuan Tangani Karhutla untuk Enam Kabupaten
98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
SUNGAI Danau Panggang Dangkal, Ketua DPRD Kalsel Desak Pemda Segera Pengerukan dan Normalisasi
POLISI Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren Shiratut Thalibin

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:39

98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:31

INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:20

PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:43

CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:29

GIM DARING bukan Pemicu Utama Radikalisasi

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca