SuarIndonesia -Perkelahian berdarah antara penghutang uang dengan si penangih, yang sama-sama mengunakan senjata tajam
Semua berakhir si penagih hutang masuk di balik jeruji besi (penjara).
Penangih berinisial NR alias Rawi (34), ditangkap tim gabungan saat berada di rumahnya, Rabu (18/12/2024) dinihari, sekitar pukul 01.30 WITA.
Tersangka diketahui warga Jalan Soetoyo. S Kompleks Wildan Asri RT. 42 RW. 03 Banjarmasin Barat.
Untuk korban bernama Anwar (40), warga Jalan Mutiara RT.11 Banjarmasin Selatan.
Dimana korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan kiri, mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin.
Anggota juga mengamankan satu bilah senjata tajam jenis Samurai
Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Pujie Firmansyah, melalui Kanit Resekrim, Ipda Marzun Koso SH, saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan tersangka bersama barang bukti dan dikenakan pasal 351 KUHP.
Dimana peristiwa terjadi pada Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 13.30 WITA, saat berada di Jalan Soetoyo S Kompleks Wildan Asri RT. 42 RW. 03 Banjarmasin Barat.
Saat itu Anwar mendatangi rumah Rawi dengan maksud hendak menagih hutang, namun diduga membawa sajam jenis keris.
Sesampainya terjadi cekcok mulut. Setelah itu Anwar mengeluarkan keris yang disimpannya dibalik bajunya.
Melihat itu Rawi tak ingin kalah mengambil samurai miliknya.
Kemudian terjadi perkelahian diantara keduanya yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka.
Dari kasus ini, pelapor adalah isteri korban Anwar. Tiga hari menghilang akhirnya Tim Gabungan Buser Polsek Banjarmasin Barat, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit Jatanras Polresta Banjarmasin, mengamankan tersangka.
Dari pengakuan Rawi, memang dirinya punya hutang kepada korban.
Awalnya pinjam uang sebanyak Rp 500 ribu, lalu korban meminjamkan sebanyak Rp 300 ribu, sambil membeli barang seharga Rp 200 ribu, berjanji dengan korban untuk membeli barang tersebut.
“Karena malam Minggu hujan saya tertidur lelap, rencananya paginya saya mendatangi korban, akan tetapi terdahulu korban datang ke rumah.
Di dalam rumah kami sempat ribut, korban mengeluarkan sajamnya terlebih dulu sambil berkata ‘mati kamu’,” ujarnya enrikan ucapan.
Rawi pergi keluar rumah, disana dirinya langsung mengambil sajam langsung membacokan ke arah korban. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















