SuarIndonesia – Ketua DPD Pemuda Islam Kalsel, HM Hasan, menggelar doa bersama sejumlah pengurus dan pimpinan LSM, di Jalan DI Panjaitan Banjarmasin, Jumat (18/12/2020).
Pemuda Islam meminta semua pihak betul-betul memaknai esensi pelaksanaan pesta demokrasi dalam Pilkada 9 Desember 2020 lalu, utamanya di Kalsel.
“Seharusnya kita menyadari adanya perbedaan keragaman. Namun Pilkada dapat menjadi pemersatu, dan tentu pasangan calon (paslon) kepala daerah.
Yang berkompetisi harus percaya dengan perhitungan KPU (Komisi Pemilihan Umum) serta menerima hasil Pilkada 2020,” tambah HM Hasan, kepada wartawan.
Pilkada 9 Desember 2020 memilih pemimpin daerah, sebab itu yang mendapatkan dukungan besar.“Dan yang menang harus berjiwa besar sedang yang kalah dapat legowo.,” ucapnya.
Ia meminta semua pihak menerima dan menghormati hasil Pilkada 2020 di Bumi Lambung Mangkurat. Baik itu pihak yang menang maupun yang kalah mendapat suara lebih kecil. Untuk itu lanjutnya, bagi paslon yang kalah agar bersabar merupakan kesuksesan tertunda.
Dan ke depan bisa mencalon kembali di Pilkada 2024. Ia menekankan, esensi kehadiran pilkada bukan sebagai pemutus silaturahim antara masyarakat.
Ia berharap jangan sampai perbedaan pilihan dan pandangan di pilkada membuat hubungan pertemanan maupun persaudaraan menjadi terputus.
“Jadi sekeras setajam sebesar apa pun perbedaan kita janganlah sampai memutus tali persaudaraan antar kita,” ucap HM Hasan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















