PENYEMBUHAN Pasien Kejiwaan Diperlukan Peran Keluarga

- Penulis

Selasa, 12 November 2019 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Untuk memulihkan pasien kejiwaan tanpa gejala sisa memerlukan peran keluarga, sebab ada yang ditangani tenaga profesional di rumah sakit dan ada yang ditangani di level komunitas baik lingkungan atau keluarga.

Peran keluarga diperlukan untuk mengembalikan kemandirian, kepercayaan diri, dan harga diri.

“Diawali di rumkit ditindaklanjuti keluarga, karena jika demikian maka pasien bukan jadi beban keluargalagi tapi jadi penambah penghasilan keluarga,” kata Direktur Utama RSJD Sambang Lihum, IBG Dharma Putra, Selasa (12/11).

Diungkapkannya, masih ada beberapa keluarga yang tidak perhatian dan memperhatikan pasien ODJ dengan terpaksa.

Kendati demikian, masih banyak keluarga yang memperhatikab ODJ dengan kaish sayang.

“Kami pengen semua keluarga memperhatikan dengan kasih sayang, sehingga tingkat kepulihan benar-benar terjadi,” ucapnya.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Dharma menyebut masyarakat dengan Kalsel dengan gangguan jiwa berat terdapat tiga orang dari 2 ribu orang.

Jika dikalkulasi dari penduduk Kalsel sebanyak 4 juta jiwa, maka 6 ribu oranh terindikasi mengalami gangguan jiwa berat.

“Kalau keluarga jadi duta kesehatan jiwa tentu jadi bagus, keluarga di Kalsel sudah bagus dalam hal penanganan pasien gangguan jiwa,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca