PENTINGNYA Pelestarian Budaya 24 Suku Etnis

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri galadinner kegiatan Pekan Gawai Dayak ke-39 di Pontianak, Selasa (20/5/2025). (ANTARA/Rendra Oxtora)

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri galadinner kegiatan Pekan Gawai Dayak ke-39 di Pontianak, Selasa (20/5/2025). (ANTARA/Rendra Oxtora)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi pelaksanaan acara budaya Dayak yang berlangsung di wilayahnya, di mana dirinya menekankan pentingnya pelestarian budaya dari 24 suku yang ada di provinsi itu agar tetap dikenang oleh generasi mendatang.

“Budaya yang sudah ada ini jangan sampai punah. Jika kita tidak melestarikannya, anak cucu kita nanti tidak akan mengenal tradisi leluhur,” kata Norsan dalam sambutannya pada malam gala dinner pekan gawai Dayak 2025 di Pontianak, Selasa (20/5/2025).

Acara tersebut juga menampilkan berbagai kesenian khas, termasuk musik tare dan tarian tradisional Dayak, yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Barat. Kehadiran kelompok budaya ini turut memperkuat identitas daerah serta membangun kebersamaan di antara etnis.

Selain sebagai ajang budaya, acara ini juga membawa dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah. Diperkirakan sekitar 500 hingga 600 peserta datang dari berbagai wilayah, termasuk tamu dari Brunei Darussalam, Malaysia, Sarawak, dan Sabah. Kehadiran wisatawan ini semakin meramaikan Kalimantan Barat dan memberikan peluang bagi sektor pariwisata lokal.

Baca Juga :   BALAI DALKARHUT-JICA Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla

“Kalimantan Barat memiliki keberagaman luar biasa. Ada Paguyuban Merah Putih yang menaungi 24 suku etnis dan bersatu dalam kegiatan kebudayaan seperti ini,” tutur Ria dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Melalui kegiatan itu, nilai-nilai budaya tidak hanya dijaga, tetapi juga diwariskan kepada generasi penerus. Norsan pun berharap masyarakat menyambut tamu dengan keramahan, sebagaimana adat dan budaya lokal mengajarkan.

“Sebagai warga negara yang baik, mari kita perlakukan tamu yang datang, terutama dari luar daerah, seperti raja di rumah kita sendiri. Dengan demikian, mereka akan kembali dengan kesan yang baik,” kata Norsan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming
KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman
ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
WALHI Kalbar Desak Penindakan Perusahaan Sebabkan Karhutla
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
HOTSPOT NAIK, Kalteng dan Kalbar Prioritas Penanganan Karhutla
DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca