PENTINGNYA Literasi Digital Hadapi Pemilu 2024, Terungkap di Diskusi Bersama FJPI

- Penulis

Jumat, 10 Februari 2023 - 07:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Banjir informasi politik menjelang Pemilu selalu terjadi dan diantaranya tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya atau hoax. Oleh karena itu, literasi digital cukup penting dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

“Era digital banyak hal-hal positif yang bisa kita dapat, tapi dampak negatifnya juga banyak apalagi kalau kita tidak bisa menggendalikan diri. Melalui teknologi digital, sangat mudah menyampaikan informasi ke semua penjuru, kalau informasinya negatif yah ini yang mengakibatkan jadi ada persaingan di Pemilu nanti yang tidak sehat,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah dalam Diskusi ‘Literasi Digital Menghadapi Pemilu 2024’ bersama Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) di Rumah Literasi Ranggi, Komplek PWI, Sampali, Rabu (8/2/2023).

Diskusi ini merupakan rangkaian kegiatan FJPI di Hari Pers Nasional (HPN) 2023. Kegiatan yang difasilitasi Dewan Pers dan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia serta didukung DAAI TV, Nusa Net, Narsis Digital, Langgam Batik dan Gempita Pro tersebut turut hadir juga menjadi pemateri, Ketua Umum FJPI yang juga Pimpinan Redaksi IDN Times Uni Lubis, Anggota Dewan Pers 2013-2019, Imam Wahyudi dan Sosiopreneur, Alwen Ong.

Dalam kesempatan itu, Musa Rajekshah atau akrab disapa Ijeck ini menambahkan Indonesia hingga saat ini masih menerapkan sistem pemilu konvensional padahal teknologi digital dalam Pemilu memiliki manfaat untuk mewujudkan efektivitas dan efisiensi dalam proses kontestasi politik.

“Kenapa kita enggak coba dengan pemilu elektronik karena kalau pengawasan masih sistem manual, pelaksanaan dengan sistem manual lebih mudah untuk bermain walaupun dengan sistem elektronik mungkin tetap ada juga permainan. Tapi setidaknya lebih gampang dicari dari mana sumbernya,” ujarnya.

Menurut Ijeck, meski masih ada beberapa daerah di Indonesia yang belum terjangkau akses internet, tapi pemili secara digital patut dicoba.

“Belum semuanya mendapatkan jaringan wi-fi ataupun jaringan-jaringan yang bisa menggunakan elektronik tapi harus harus dimulai, walaupun belum sempurna tapi harus dimulai ,” ujar Ijeck.

Untuk itu, Ijeck berharap, pengetahuan tentang digital harus terus ditingkatkan khususnya kepada generasi muda, diharap masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam mencari atau membagikan informasi. Ia juga berharap Pemilu bisa terpilih pemimpin-pemimpin yang amanah.

Baca Juga :   SOLID di Debat Kedua, Bang Rizal dan Ustaz Rosyadi Sukses Tepis Serangan Paslon Satu

“Saya berharap setiap pemilu bukan hanya di Pemilu 2024 terpilihlah pemimpin yang mewakili rakyat, benar-benar bisa menjaga amanah rakyat dan di era digital ini kita harus bisa benar-benar lihat kebenaran dari satu informasi yang kita dapat, mudah-mudahan Pemilu 2024 nanti lebih dewasa agar menggunakan sesuatu hal tidak semata-mata untuk kepentingan kelompok,” ujar Ijeck.

Sementra itu, Ketua Umum FJPI, Uni Lubis menyampaikan tantangan hoax di era digital akan semakin tinggi.

“Saat ini sedang terjadi pertarungan di antara platform global yang besar dan semakin canggih maka akan semakin besar kemungkinan produksi hoax, miss informasi seperti yang tadi dikhawatirkan oleh Bapak dan di situlah peran penting dari media dan jurnalis,” ujar Uni.

Lanjut Uni, literasi media punya tugas penting dan semakin berat untuk bisa memproduksi konten-konten yang makin berkualitas.

“Konten-konten yang diproduksi oleh robot yah terus terang seperti di IDN Times itu konten ramalan cuaca sama konten skor sepak bola itu sudah bukan jurnalis yang bikin, kita udah pakai robot, tetapi verifikasi yang udah disiplin utama dari jurnalisme dan membuat media itu bisa bertahan itu harus dan masih tetap memerlukan manusia,” katanya.

Uni berharap, peran jurnalis terus ditingkatkan dan lebih profesional, Ia juga menitipkan pesan untuk Ijeck agar literasi kepada kaum muda di sumut terus ditingkatkan.

“Saya titip sama Pak Ijeck agar literasi kaum muda di Sumut bisa ditingkatkan nanti bisa kerjasama dengan jurnalis. Kita sepakat literasi digital itu penting,” tutupnya.

Sementara itu, Imam Wahyudi selaku anggota Dewan Pers 2013-2029 menambahkan, bahwa manusia selalu memunculkan inovasi yang berpeluang namun juga memunculkan ancaman.

“Saya ingin mengingatkan bahwa, apa yang muncul sebagai dampak pada media sosial itu bukan hal yang baru sebelum ada media sosial kita sering mendengar ada isu maupun desas desus,” ujarnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP
KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital
JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!
HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca