Suarindonesia – Peringatan Hari Pahlawan di tahun 2018 ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi seluruh masyarakat Kalsel khususnya bagi Orang Banjar.
Pasalnya, salah seorang putra terbaik Bumi Antasari yakni Ir Pangeran Haji Muhammad Noor secara resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI, Joko Widodo, sejak tanggal 8 Nopember 2018.
Dengan begitu di Kalsel ada 4 Pahlawan Nasional, masing-masing Pangeran Antasari, Brigjen Hasan Basri, KH Idham Chalid, dan Ir Pangeran Haji Muhammad Noor. Untuk itu, atas nama seluruh jajaran Pemko Banjarmasin, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan rasa bangganya atas penghargaan yang telah diberikan tersebut.
“Sungguh saya sangat bangga dengan ditetapkannya Ir Pangeran Haji Muhamad Noor sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo,” ucapnya, di sela-sela menyampaikan amanatnya dalam upacara bendera Peringatan Hari Pahlawan tahun 2018, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Jumat (09/11)
Kegiatan upacara tersebut, selain diikut seluruh ASN Pemko Banjarmasin, juga diikuti jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin, dan para veteran pejuang kemerdekaan.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hj Ananda juga membacakan pesan-pesan dari para pahlawan yang gugur dalam pertempuran tanggal 9 November di Banjarmasin.

Usai melaksanakan upacara bendera, Walikota Banjarmasin bersama Forkopimda melanjutkan kegiatannya berziarah di tugu perjuangan masyarakat Kota Banjarmasin di kawasan Kelurahan Pangambangan, Banjarmasin Timur, dan menyerahkan bantuan kepada para ahli warisnya.
Kemudian dilanjutkan peletakkan karangan bunga yang di Tugu Monumen
Pertempuran 9 Nopember oleh Dandim 1007 Banjarmasin Letkol Inf Teguh
Wiranto, dilanjutkan walikota secara bergantian bersama jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin juga SKPD meletakkan karangan bunga di tugu monumen
pertempuran masyarakat Kota Banjarmasin di halaman KPPN Banjarmasin.
Sembilan Pahlawan Kalsel yang gugur dalam pertempuran tanggal 9 Nopember itu antara lain, Badran, Badrun, Utuh, Umar, Tarin, Juma’in, Sepa, Dullah, dan Pa’ma’rupi yang sekarang diabadikan sampai sekarang menjadi Tugu 9 Nopember di Jalan DI Panjaitan Banjarmasin.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















