SuarIndonesia – Pemprov Kalsel selaku penyelanggara Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQ) ke 29 meminta bantuan pihak kementerian untuk penyiapan toilet dan TPA portable.
Satu hal yang menjadi perhatian pihak pelaksana adalah venue outdoor karena berkaitan dengan cuaca.
“Venue outdoor perlu diperhatikan karena tergantung cuaca. Berbeda dengan venue di gedung tidak masalah, karena tidak ada variabel alam.
Venue pembukaan dan penutuan di Kiram Park dan outdoor,” beber anggota Bidang Fasilitas Arena dan Astaka (venue utama) MTQ ke 29, Agung Dewanto, belum lama tadi.
Pria yang juga menjabat Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, ini menyebut perlu strategi khusus untuk venue outdoor.
Sebab tak bisa dibangun dari saat ini. Venue outdoor akan disetting mendekati hari pelaksanaan agar tidak terjadi kerusakan dan sebagainya.
Untuk menunjang venue outdoor, lanjut Agung, pihaknya mengajukan permohonan bantuan kepada Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Kami mengajukan bantuan toilet portable dan TPA portable,” ucapnya.
Dikatakan Agung, pihaknya akan meninjau satu persatu 12 venue yang tersebar 3 di Banjarmasin, 4 di Banjarbaru, dan 5 di Kabupaten Banjar.
Pihaknya akan meninjau untuk memastikan selain kebutuhan sarana prasarana juga pelengkap seperti meja dan kursi.
“Ada perbaikan jalan yang diperlukan seperti akses menuju asrama Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari di Banjarbaru. Asrama UIN akan digunakan untuk tempat tinggal kafilah,” urainya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















