SuarIndonesia– Pemda Hulu Sungai Tangah (HST) tak punya anggaran memperbaiki besar-besaran beberapa ruas jalan yang rusak akibat banjir. Pemprov Kalsel akan turun tangan memberikan bantuan.
Ditegaskan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, sesuai arahan pimpinan Pemprov Kalsel tak akan diam saja mengatasi permasalahan jalan maupun jembatan yang rusak karena banjir.
Ia sudah menginstruksikan jajaran untuk segera menindaklanjuti. “Terkait kerusakan jalan di HST agar instansi terkait seperti balai jalan, BPBD, PUPR provinsi, dan kabupaten dapat melaksankan koordinasi dan peninjauan lokasi di lapangan dan segra melakukan perbaikan sesuai kewenangan,” ujar Roy.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalsel, M. Yasin Toyib, khusus di HST terdapat 3 ruas jalan provinsi dengan total panjang 33 kilo meter.
Ruas jalan provinsi tersebut adalah Barabari-Pagat panjang 7 kilometer (Km), Kaparkias-Birayang (3 Km), dan Birayang-Batumandi (23 Km).
“Semua ruas jalan provinsi tidak ada yang terdampak banjir karena posisinya di atas. Ruas Kaparkias-Birayang sedikit rusak disebabkan angkutan besar,” kata Yasin, Selasa (21/12/2021).
Yasin menyebut ruas jalan di HST yang rusak merupakan ruas kabupaten. Pemilik aset dan penanganan kewenangan pemkab setempat.
Kendati demikian, ia menegaskan segera mengoordinasikan dengan PUPR kabupaten untuk mengambil tindakan yang memungkinkan.
Ia menyatakan jika mendapat perintah pimpinan dan administrasi dilengkapi maka mungkin saja anggaran dan penanganan perbaikan tersebut dilimpahkan ke provinsi.
“Jika ada perintah pimpinan dan ada permintaan serta pernyataan tidak punya biaya dari pemkab setempat maka bisa saja provinsi yang mengerjakan.
Secara harus masih memungkinkan provinsi yang turun. Nanti segera kami koordinasi dulu dengan pemkab setempat,” tegas Yasin.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















